Percetakan Citra Raya Kebanjiran Order Atribut Pemilu, Tak Pakai DP Wajib Cash

Jumat, 27 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Atribut kampanye jelang Pemilu 2024 sudah mulai marak terpampang di pinggir-pinggir jalan.

Supni, Marketing Percetakan Mentari Citra Raya menuturkan, jelang Pemilu 2024 menerima sejumlah pesanan atribut kampanye. Dia mengakui kebanjiran pesanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan pesta demokrasi memberikan peluang bagi pelaku UMKM yang bergerak di bidang percetakan untuk bangkit kembali setelah masa pandemi COVID-19,” kata Supni.

Dia mengatakan, sejak pandemi, baru kali ini kembali dengan semangat besar untuk membangkitkan kejayaan bisnis percetakan. Sejumlah pesanan dari para caleg mulai berdatangan, meskipun belum banyak.

“Paling spanduk, stiker, art cartoon gitu. Ada bendera. kita pakai bahan satin sama pvc yang kain,” ucap Supni.

Baca Juga :  Pemprov DKI Diminta Pantau Data Kependudukan Jelang Pemilu

Dia mengatakan salah satu orderan yang datang dari Caleg DPRD Kabupaten Tangerang. Orderan tersebut berjumlah 2 ribu spanduk dan 200 ribu box kartu nama.

“Kemarin sempat dari calon DPRD, nah itu nyetak banyak, hampir 2 ribu spanduk sama kartu nama, kartu nama sampai 200 ribu box,” ucap Supni.

Dia menyampaikan tiga bulan jelang pemilu akan banyak yang berdatangan untuk pesan atribut kampanye. Orderan datang dari sejumlah parpol.

Supni menjelaskan untuk mengantisipasi kebanjiran orderan, dia melakukan sejumlah persiapan, mulai dari mesin, bahan baku, hingga karyawan. Dia mengatakan karyawan bisa dilemburkan jelang pengerjaan pesanan.

Baca Juga :  Pj Walikota Ajak Semua Pihak Sukseskan Pemilu 2024

“Kita sudah siap semua, mesin sama bahan baku yang penting. Karyawan tadinya yang masuk pagi jam 08.00, biasanya kan pulang jam 16.00 nanti mungkin saya tambah lemburan sampai jam 22.00 malem baru pulang,” jelas Supni.

Dia bercerita sempat rugi saat menerima orderan di Pemilu 2019 lalu. Makanya, tahun ini dia tak menerapkan DP 50 persen, melainkan harus bayar tunai di awal pemesanan.

“Sama pembayarannya kalau buat caleg apa, cash di awal. Saya nggak mau keulang kayak dulu. Kalau dulu kan istilahnya DP dulu 50 persen, nanti selebihnya nggak diambil, takutnya gitu,” ucapnya. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Ikuti Instruksi Bahlil Intan Bagikan 1000 Paket Sembako Golkar
Sah dan Paten, Perempuan Cerdas Pimpin Golkar Kabupaten Tangerang
Sah, Intan Nahkodai Partai Golkar Kabupaten Tangerang
Tokoh Golkar Banten “Ngumpul” DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Musda Ke XI
Didukung 29 PK, Intan Calon Tunggal Diambang Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang
Siapkan Pemanasan Mesin Partai, Golkar Jabar Rancang Road Map Berbasis Data
PKS dan Demokrat Buka Peluang Koalisi di 2029
Hijaz Ketua Tidar Banten Tegas! Menolak Budi Ari Setiadi Gabung Ke Partai Gerindra
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:02 WIB

Ikuti Instruksi Bahlil Intan Bagikan 1000 Paket Sembako Golkar

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:52 WIB

Sah dan Paten, Perempuan Cerdas Pimpin Golkar Kabupaten Tangerang

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:28 WIB

Sah, Intan Nahkodai Partai Golkar Kabupaten Tangerang

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:23 WIB

Tokoh Golkar Banten “Ngumpul” DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Musda Ke XI

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:07 WIB

Didukung 29 PK, Intan Calon Tunggal Diambang Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

Tangerang Raya

Wagub Dimyati Bantu Bedah Rumah Tiga Lansia di Karawaci

Kamis, 5 Mar 2026 - 12:37 WIB