Perkuat PHBS, Warga Kota Tangerang Diajak Cegah Penyakit Musim Hujan

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGERANG

Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan berbagai penyakit lingkungan.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tangerang dr. Yumelda Ismawir, memaparkan sejumlah penyakit yang rawan muncul serta langkah strategis untuk mengantisipasinya.

 

“Ada lima penyakit utama yang wajib diwaspadai masyarakat saat ini, yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD), Cikungunya, Leptospirosis, Influenza dan Diare,” ucapnya.

 

Ia menekankan, pemahaman masyarakat mengenai perbedaan gejala antarpenyakit tersebut sangat penting agar penanganan tidak terlambat.

 

“DBD ditandai dengan demam tinggi mendadak dan bintik merah, sementara Cikungunya memiliki gejala serupa namun lebih khas pada nyeri persendian yang hebat,” jelas dr. Yumelda.

Baca Juga :  Waspada Campak, Pemkot Tangerang Perkuat Imunisasi dan Edukasi Masyarakat untuk Cegah KLB

 

Selain itu, yang tidak kalah berbahaya adalah Leptospirosis yang disebabkan bakteri dari urine tikus. Gejala khasnya adalah nyeri pada otot betis dan mata memerah. Jika tidak segera ditangani, ini bisa mengakibatkan kematian.

 

Menurutnya, inovasi ‘Babar Resik 10.10’ sebagai langkah konkret penanggulangan DBD, Dinas Kesehatan terus menggalakkan inovasi “Baba Resik” (Bareng-bareng Memberantas Sarang Nyamuk). Program ini mengajak warga untuk disiplin membersihkan lingkungan setiap Jumat.

 

“Kita punya inovasi Baba Resik 10.10, yaitu gerakan membersihkan 10 habitat atau tempat bersarangnya nyamuk dalam waktu 10 menit setiap Jumat pagi. Ini adalah bagian dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang paling efektif memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga dan PT GNI Capai Kesepakatan, Akses Jalan Gg. H. Dulloh Terbuka

 

Ia juga mengingatkan pentingnya daya tahan tubuh dan perlindungan diri. Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di area genangan air atau banjir, disarankan menggunakan alas kaki atau sepatu bot untuk mencegah masuknya bakteri melalui luka di kulit.

 

Masyarakat juga diminta tidak menunda pemeriksaan medis. Jika muncul gejala demam yang tidak kunjung membaik dalam waktu tiga hari, warga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

 

“Kota Tangerang memiliki jaringan puskesmas yang siap melayani, bahkan ada puskesmas dengan layanan UGD 24 jam. Jangan menunggu parah, segera periksakan ke tenaga medis,” tegasnya.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan,” pungkasnya.(Wil)

Berita Terkait

Butuh Bantuan? UPTD PPA Tangerang Siap Dampingi dari Konseling hingga Hukum
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Tak Sekadar Program, BUGAR MOVEMENT Jadi Budaya Baru Pegawai Dinkes Tangerang
Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!
Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Tinawati Salurkan PMT untuk Cegah Stunting di Pandeglang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:01 WIB

Butuh Bantuan? UPTD PPA Tangerang Siap Dampingi dari Konseling hingga Hukum

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Jumat, 17 April 2026 - 13:15 WIB

Tak Sekadar Program, BUGAR MOVEMENT Jadi Budaya Baru Pegawai Dinkes Tangerang

Kamis, 16 April 2026 - 13:17 WIB

Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!

Berita Terbaru