Proyek Drainase PUPR Banten Dikeluhkan Pelaku UMKM

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Proyek rehabilitasi drainase yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, di sepanjang Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, berdampak buruk pada pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi proyek.

Para pelaku usaha mengeluhkan penurunan omzet yang signifikan akibat proyek yang berjalan lambat ini, Jumat (08/11/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses pengerjaan proyek, yang melibatkan pembongkaran trotoar, telah berlangsung sekitar tiga bulan.

Hal ini mengakibatkan akses ke tempat usaha menjadi terganggu dan berdampak langsung pada jumlah pelanggan. Banyak pelaku usaha mengaku mengalami penurunan penjualan hingga lebih dari setengahnya.

Baca Juga :  Pembangunan Fly Over Cisauk Dikebut, Jelang Natal Diresmikan

“Omset kami turun drastis, hampir 90 persen. Bos sampai mempertimbangkan untuk menutup usaha kalau proyek ini tidak segera selesai,” ujar Rahma, salah satu pekerja di warung Sate dan Sop Kambing Pejabat.

Ia juga menambahkan bahwa banyak rekan kerjanya terpaksa berhenti karena kondisi usaha yang sepi.

Dampak serupa juga dirasakan oleh Daryanto, pengelola Warteg yang terletak di dekat putar balik (U-Turn) Jalan MH Thamrin. Ia menyatakan bahwa omzet warungnya turun hingga 70 persen sejak proyek tersebut dimulai.

Para pelaku usaha di sekitar lokasi proyek telah memasang spanduk sebagai bentuk protes, berharap pihak terkait segera menyelesaikan pekerjaan drainase tersebut.

Baca Juga :  33 Provider Internet Tak Berizin dan Tidak Berkontribusi ke PAD Bebas di Bumi Gemilang

Ketidakpastian waktu penyelesaian proyek semakin membuat mereka khawatir, karena setelah trotoar dibongkar, hingga kini belum terlihat aktivitas lanjutan untuk menyelesaikannya.

Sebelumnya, pihak Dinas PUPR Provinsi Banten telah memberikan surat pemberitahuan mengenai rencana kegiatan tersebut.

Dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Heru Iswanto, pihak PUPR meminta masyarakat untuk bersabar dan mendukung kelancaran proyek demi peningkatan fasilitas umum di wilayah tersebut.

Para pelaku UMKM berharap proyek ini segera selesai agar mereka dapat memulihkan kondisi usaha yang terganggu. (*)

Penulis : Ali

Editor : Chan

Berita Terkait

Perkuat Layanan Informasi Publik, Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan Kehumasan dan Desain Background Looping Antar OPD
Perluas Akses Layanan Publik, Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi
Job Fair Kota Tangerang Dibuka,Pemkot Tangerang Hadirkan 15.000 Peluang Kerja
Pepaperda IX Resmi Bergulir, Kota Tangerang Bidik Kembali Gelar Juara Umum
PPDB 2026, Pemkot Tangerang Siapkan 10 Ribu Kursi SMP Negeri dan 79 SMP/MTs Swasta Gratis
Maryono: Kesiapsiagaan Harus Jadi Budaya, Keltana Hadir Hadapi Risiko Bencana
IID Terus Naik, Kota Tangerang Mantapkan Langkah Menuju Kota Paling Inovatif
Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:15 WIB

Perkuat Layanan Informasi Publik, Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan Kehumasan dan Desain Background Looping Antar OPD

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:37 WIB

Perluas Akses Layanan Publik, Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:22 WIB

Job Fair Kota Tangerang Dibuka,Pemkot Tangerang Hadirkan 15.000 Peluang Kerja

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:10 WIB

Pepaperda IX Resmi Bergulir, Kota Tangerang Bidik Kembali Gelar Juara Umum

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:09 WIB

PPDB 2026, Pemkot Tangerang Siapkan 10 Ribu Kursi SMP Negeri dan 79 SMP/MTs Swasta Gratis

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Perluas Akses Layanan Publik, Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:37 WIB