bantenraya.co | TANGERANG
Petugas Samsat Cikokol melaksanakan razia pemeriksaan pajak kendaraan bermotor di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Selasa (11/11/2025).
Razia kali ini tak hanya berfokus pada penindakan, tapi juga menghadirkan layanan pembayaran pajak langsung di lokasi, sehingga warga bisa segera melunasi kewajibannya tanpa harus datang ke kantor Samsat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ibnu Fayumi, Staf Pelaksana Samsat Cikokol, kegiatan tersebut merupakan bentuk inovasi pelayanan publik agar masyarakat lebih mudah dan cepat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
“Pengendara yang terjaring bisa langsung membayar pajaknya di tempat. Kami siapkan mobil layanan Samsat keliling untuk memudahkan masyarakat,” ujarnya di lokasi.
Dalam razia yang berlangsung di Jalan Daan Mogot Kota Tangerang itu, sebanyak 46 di antaranya terjaring karena belum membayar pajak.
Ibnu menyebut, pelanggar didominasi oleh kendaraan roda dua, namun terdapat pula mobil pribadi, angkot, dan kendaraan angkutan barang.
“Razia seperti ini kami lakukan sebagai bentuk sosialisasi langsung di lapangan. Jadi masyarakat bukan hanya ditindak, tapi juga diberikan solusi agar segera patuh membayar pajak,” tambahnya.
Pelaksanaan razia ini mendapat sambutan positif dari para pengendara. Selain memberikan efek jera bagi yang menunggak, kegiatan tersebut juga menjadi ajang edukasi pentingnya pajak kendaraan bagi pembangunan daerah.
Ibnu menjelaskan, petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan pelayanan.
“Kami ingin menegaskan bahwa Samsat tidak hanya hadir untuk menindak, tapi juga melayani. Dengan fasilitas pembayaran langsung, masyarakat bisa lebih mudah melaksanakan kewajibannya,” tuturnya.
Salah seorang pengendara Iwan, mengaku kendaraannya sudah menunggak pajak selama dua tahun. Ia merasa terbantu dengan adanya layanan pembayaran langsung di lokasi razia.
“Saya belum sempat bayar karena sibuk kerja. Pas ada razia, petugasnya baik, saya dikasih tahu bisa langsung bayar di mobil Samsat. Jadi saya lunasi di tempat,” kata Iwan.
Kisah seperti Iwan menunjukkan bahwa pendekatan pelayanan lapangan yang dilakukan Samsat Cikokol mampu mendorong masyarakat lebih sadar dan disiplin membayar pajak.
Selain memberikan kemudahan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi Samsat Cikokol untuk mencapai target pendapatan pajak kendaraan tahun 2025.
“Dengan kombinasi sosialisasi, layanan jemput bola, dan razia edukatif seperti ini, kami optimistis kesadaran wajib pajak akan terus meningkat,” ujar Ibnu.
Ke depan, Samsat Cikokol berencana memperluas kegiatan serupa ke berbagai titik strategis di Kota Tangerang. Langkah ini diharapkan tidak hanya mempercepat realisasi pendapatan daerah, tetapi juga memperkuat citra pelayanan publik yang aktif, solutif, dan dekat dengan masyarakat. (*)
Penulis : Rls
Editor : Mas







