Ricuh Pemasangan Plang Penutupan Pasar

Selasa, 24 Oktober 2023 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menolak pemasangan plang revitalisasi yang berakhir ricuh, Selasa (24/10/2023).

Pedagang Pasar Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menolak pemasangan plang revitalisasi yang berakhir ricuh, Selasa (24/10/2023).

Pedagang Pasar Kuta Bumi Dibubarkan Water Canon

bantenraya.co | TANGERANG 

Kericuhan kembali terjadi di Pasar Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (24/10/2023).
Kerusahan antar pedagang dan petugas keamanan terjadi sekitar pukul 18.10 WIB, saat hendak melakukan pemasang plang revitalisasi di lokasi Pasar Kuta Bumi. Kericuhan meledak saat pihak Kepolisian menerjunkan water canon ke lokasi untuk mengusir para pedagang.

Para pedagang menolak pemasangan plang revitalisasi Pasar Kuta Bumi dan berada di tengah jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, saat hendak pemasangan plang itu, terjadilah dorong-dorongan antara pedagang dengan petugas.
Bahkan para pedagany yang didominasi beberapa para emak-emak melakukan penolakan histeris dan meminta untuk petugas menghentikan aksinya.

“Kami menolak pasar ini ditutup,” ungkap wanita berkerudung hitam dengan begitu¬† histeris.

Wanita tersebut kemudian berteriak, jika pasar ini ditutup maka para pedagang akan mencari rezeki dimana?

Baca Juga :  Tujuh Pelaku Perusakan Diciduk, Tiga Tersangka

“Kalau pasar ditutup kami mau jualan dimana? Pasar yang baru itu sepi, maka kami mau jualan dimana,” ucapnya.
Kemudian, terdengar pihak petugas berucap bahwa hal ini hanyalah pemasangan plang saja dan tidak ada penggusuran atau intimidasi apapun.

“Ini hanya pemasangan plang saja” singkat petugas yang menghalau pedagang di lokasi.

Dari informasi yang didapatkan, plang tersebut bertuliskan “Pasar Kuta Bumi Ini akan Direvitalisasi”

“Dilarang Menguasai, Memasang Plang, Membangun dan Memanfaatkan Tanah Pasar Kuta Bumi Ini. Tanpa Seizin Pemilik Tanah (Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja)”.

Direktur Operasi (Dirops) Perumda Pasar NKR Ashari Asmat, mengaku pemasangan plang revitalisasi sudah sesuai prosedur.

Kata Ashari, pihaknya tidak langsung memasang plang. Namun terlebih dahulu sudah melakukan diskusi dengan para pedagang. Bahkan Perumda Pasar memiliki database para pedagang yang setuju terahadap revitalisasi.

“Kita sudah mengundang para pedagang,” ucap Ashari, kepada para pedagang.

Baca Juga :  Jelang Pilkades, Polisi Siap Diterjunkan

Upaya negosiasi dilakukan oleh pihak Perumda NKR maupun petugas dari Kepolisian namun berjalan alot. Ratusan pedagang tetap menolak dan bertahan hingga malam hari.

Pihak Kepolisian menerjunkan water canon ke lokasi untuk mengusir para pedagang.

Tepat adzan Maghrib berkumandang, Kendaraan water cannon pun meluncur ke lokasi massa untuk dibubarkan.
Akhirnya water cannon membubarkan massa pedagang dan sempat terjadi kericuhan, saat petugas berusaha memasang plang tersebut.

Sementara Wakapolresta Tangerang, AKBP Indra Mardiana mengatakan rangkaian kegiatan tersebut adalah pemasangan papan plang untuk menadakan dimulainya revitalisasi pasar.

Indra Mardiana mengungkapkan, sejak sore pelaksanaan ini sedikitnya ada beberapa kelompok dari massa yang berupaya untuk melakukan penolakan.

“Alhamdulillah dengan keuletan dan komunikasi yang baik dari pemerintah, Polres dan TNI sekarang sudah terpasang.” Kata Wakapolres.

Ia mengatakan untuk pengamanan pemasangan plang tersebut Polresta Tangerang telah menurunkan 300 personil, 100 personil dari Satpol PP dan 50 dari TNI. (*)

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Buruh Tuntut UMK Kabupaten Tangerang Naik 12 Persen
MTQ Bukan Sekadar Rutinitas, Alquran Harus Ada Dalam Kehidupan
Aduan Cepat Gangguan Lalu Lintas, Dishub Luncurkan Siwasdal Gercep
Kapal Coldplay Sudah Berlabuh di Tanjung burung
Perumahan Puri Tigaraksa Kembali Direndam Banjir
Peringati Hari Guru, SDN Pakuhaji 4 Potong Tumpeng Bersama
Oknum Guru SMA Negeri 8 Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Siswinya
Camat Kelapa Dua Buka STQ Tingkat Kecamatan Padukan Dengan UMKM
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 November 2023 - 13:47 WIB

Buruh Tuntut UMK Kabupaten Tangerang Naik 12 Persen

Senin, 27 November 2023 - 21:32 WIB

Aduan Cepat Gangguan Lalu Lintas, Dishub Luncurkan Siwasdal Gercep

Senin, 27 November 2023 - 18:11 WIB

Kapal Coldplay Sudah Berlabuh di Tanjung burung

Senin, 27 November 2023 - 15:07 WIB

Perumahan Puri Tigaraksa Kembali Direndam Banjir

Senin, 27 November 2023 - 10:12 WIB

Peringati Hari Guru, SDN Pakuhaji 4 Potong Tumpeng Bersama

Minggu, 26 November 2023 - 13:27 WIB

Oknum Guru SMA Negeri 8 Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Siswinya

Minggu, 26 November 2023 - 09:05 WIB

Camat Kelapa Dua Buka STQ Tingkat Kecamatan Padukan Dengan UMKM

Sabtu, 25 November 2023 - 17:20 WIB

Rayakan Hari Guru Nasional, Guru di Pakuhaji Gelar Jalan Sehat

Berita Terbaru

SELEKSI: Peserta seleksi PPPK Kota Tangerang saat mengikuti seleksi penerimaan, Selasa (28/11/2023).

Kota Tangerang

Calon PPPK Pemkot Tangerang Jalani Seleksi Kompetensi

Selasa, 28 Nov 2023 - 18:47 WIB

TERGENANG: Banjir menggenangi sejumlah wilayah di Tangsel akibat luapan Sungai Cisadane.

Kota Tangerang Selatan

Warganya Kebanjiran, Walikota Tangsel Desak Pemprov Banten Bangun Turap

Selasa, 28 Nov 2023 - 18:21 WIB

SENI: Walikota Tangerang berbincang dengan peserta Pameran dan Kontes Bonsai Benteng On Action, Selasa (28/11/2023).

Kota Tangerang

Walikota Ajak Warga Belajar Seni dan Lestarikan Lingkungan

Selasa, 28 Nov 2023 - 16:57 WIB

POLITIK SANTAI: Gaya humble dan santai capres Prabowo Subianto dalam menghadapi serangan politik dianggap berkontribusi positif terhadapnya.

Nasional

Respons Santai Saat Diserang, Prabowo Dapat Banyak Simpati

Selasa, 28 Nov 2023 - 15:55 WIB

TUNTUT UMK NAIK: Buruh dari berbagai serikat pekerja di Kabupaten Tangerang, saat melakukan aksi menuntut kenaikan UMK 12 persen.

Kabupaten Tangerang

Buruh Tuntut UMK Kabupaten Tangerang Naik 12 Persen

Selasa, 28 Nov 2023 - 13:47 WIB