Sekolah Diminta Lestarikan Kearifan Lokal Tangerang

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Busana khas daerah karya LKP Topi Bambu Foundation.

Busana khas daerah karya LKP Topi Bambu Foundation.

bantenraya.co | TANGERANG

Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang berharap sekolah menerapkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal kepada anak didik.

“Untuk melestarikan kearifan lokal Tangerang, sekolah diharapkan mampu menerapkan pendidikan berbasis kearifan lokal,” terang Aan Angsori Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Selasa (16/07/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alumnus S2 Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini berpendapat, jika sekolah sejak dini tidak menerapkan pembelajaran pendidikan berbasis kearifan lokal, dikhawatirkan kebudayaan setempat tersingkir oleh kemajuan perkembangan dunia teknologi. Perkembangan pesat teknologi memengaruhi niai-nilai kebudayaan lokal.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Ingatkan Bahaya Judi Online, Rugi Dunia dan Akhirat

“Saya berharap dengan penerapan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, mampu melestarikan budaya yang dimiliki Kabupaten Tangerang,” tegas Aan.

Lebih lanjut Aan memaparkan, salah satu ciri khas Tangerang yang pernah mendunia adalah anyaman topi bambu. Bahkan topi mambu mampu menembus pasar Eropa pada masa kejayaannya.

“Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal seperti ini harus dipelajari di sekolah-sekolah. Sehingga generasi muda mampu melestarikan budaya lokal,” ungkap Aan.

Sementara itu, Agus Hasanudin, Pimpinan LKP Topi Bambu Foundation menyambut baik pemikiran yang dimiliki Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  UNJ Genjot Pontensi Desa Lewat  Wisata Trekking

Kata Agus, peningkatan mutu pendidikan berbasis kearifan lokal mengenalkan generasi milenial keunggulan lokal daerah tempat tinggal. Sehingga dapat mengolah sumber daya. Sehingga terlibatnya pelayanan jasa atau kegiatan yang berkaitan dengan keunggulan budaya lokal.

“Jika ini sudah terjadi, maka akan memperoleh penghasilan sekaligus melestarikan budaya , tradisi dan sumbr daya menjadi unggulan serta mampu bersaing secara nasional dan global,” imbuh Agus. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Catat Ayah Bunda! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026
Wagub Dimyati Ajak Anak-anak Hidupi Nilai Pancasila
Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah
Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa
Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang
Wagub: Pendidikan Agama Bekal Terbaik Anak
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:37 WIB

Catat Ayah Bunda! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wagub Dimyati Ajak Anak-anak Hidupi Nilai Pancasila

Senin, 22 Juni 2026 - 10:21 WIB

Wabup Intan Lepas 183 Santri Tahfidz Daarul Hikmah

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wabup Intan Dorong Pengembangan Bakat Siswa

Senin, 15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:11 WIB