bantenraya.co | TANGERANG
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Tangerang, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Naveeza Salsabila, siswa MAN 1 Tangerang berhasil masuk 10 besar nasional dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian ini menegaskan bahwa MAN 1 Tangerang terus menunjukkan peningkatan kualitas akademik dan daya saing nasional.
Kepala MAN 1 Tangerang, H. Kustiono, M.Pd. menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh guru pendamping dan peserta didik.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa MAN 1 Tangerang mampu bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara peserta didik, guru pembina, dan dukungan kelembagaan Kemenag yang terus memperkuat pembinaan akademik serta karakter,” ungkap H. Kustiono.
Menurut H. Kustiono, keberhasilan ini sekaligus memperkuat reputasi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berperan aktif dalam mencetak generasi cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
Guru pembimbing dari MAN 1 Tangerang, Hj. Eswa Tresnawati, S.Pd., M.Si menambahkan, capaian tersebut lahir dari semangat belajar tinggi siswa dan dukungan seluruh ekosistem MAN 1 Tangerang.
Kata Hj. Eswa, Naveeza Salsabila salah satu peserta yang mewakili Banten, berpartisipasi pada bidang Biologi.
Soal-soal OMI yang terintegrasi mata pelajaran Biologi dan agama, tentunya menjadi soal lebih sulit. Sehingga bimbingan yang diberikan setiap hari seusai kegiatan pembelajaran di madrasah.
Bahkan, MAN 1 Tangerang sampai mendatangkan pemateri diluar madrasah. Tujuanya, agar persiapan anak lebih matang.
“Pembimbing OMI dari guru MAN 1 Tangerang dan dari luar. Tujuannya, lebih mematangkan persiapan,” tegas Hj. Eswa yang didampagi Meilani Puji, S.Pd.
Sementara itu, Naveeza Salsabila, siswa MAN 1 Tangerang mengaku tidak mudah untuk menembus 10 besar nasional. Ia harus bekerja keras mengikuti program yang diberikan madrasah.
Kata Naveeza, kesulitan terbesar membagi waktu antar sekolah, mengikuti bimbingan dan harus melupakan waktu bermain dengan kawan-kawan.
“Semua butuh kerja keras untuk sukses. Dan saya harus belajar lebih giat lagi,” tegas Naveeza. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







