Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengimbau masyarakat, khususnya rumah tangga, untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi kebakaran.

Imbauan tersebut disampaikan usai pelatihan keluarga tanggap bencana rumah tangga di Gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Curug, Kota Serang, Senin (4/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami telah melaksanakan pelatihan cara memadamkan api ketika terjadinya kebakaran di rumah atau di dapur, kegiatan ini difasilitasi oleh tim Damkar Satpol PP Provinsi Banten,” kata Tinawati.

Menurutnya, salah satu materi yang berkesan dalam pelatihan tersebut adalah simulasi penanggulangan kebakaran di rumah dan dapur, termasuk penanganan situasi darurat lainnya.

Baca Juga :  Dimyati : Kuliah Gratis Program unggulan Saya

“Akhir-akhir ini sering kita temui juga permasalahan Damkar bukan mengenai bagaimana penanggulangan kebakaran saja, tapi banyak hal yang mereka lakukan,” katanya.

Tinawati menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mendukung enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM), sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya keluarga.

“Hal ini sangat penting bagi ibu rumah tangga dalam penanganan awal ketika terjadi kebakaran dan tidak merambat ke mana-mana,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Banten, Nana Suryana, mengapresiasi pelatihan tersebut. Ia menilai simulasi penanganan kebakaran perlu langsung dipraktikkan agar masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat.

Baca Juga :  Cawabup Irvansyah Kampanye di Fasos Fasum

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi pemicu bagi ibu-ibu rumah tangga bahwa tidak menjadi sesuatu yang menakutkan tetapi itu menjadi salah satu pembelajaran bagaimana menangani jika itu terjadi,” ujarnya.

Nana menambahkan, pada musim kemarau, kebakaran rumah tangga umumnya dipicu korsleting listrik atau kebocoran gas. Karena itu, masyarakat diimbau menyesuaikan penggunaan listrik dengan beban daya serta tidak menggunakan stopkontak secara bersamaan untuk perangkat berdaya besar.

“Masyarakat juga diminta untuk mengecek kabel listrik yang sudah terpasang agar disesuaikan dengan usia pemakaian. Kalau memang sudah tua diharapkan bisa diganti,” katanya. (dam/hmi)

Berita Terkait

Antisipasi Lebih Cepat, Pos Pantau Cisadane Kini Terintegrasi
Siaga Sebelum Terjadi, Damkar Latih Pegawai Hadapi Kebakaran
Jangan Lengah, BPBD Tangerang Ingatkan Cuaca Bisa Berubah Sewaktu-Waktu
Berangkat Sekolah Lebih Hemat, Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar
Pemkot Bergerak, Drainase Silang Dibangun untuk Atasi Genangan
Agar Alun-Alun Lebih Nyaman, PKL di Sekitar Ahmad Yani Ditertibkan
Bangun Kemandirian, Roadshow PKHP Sambangi Perempuan Tangerang
Semangat Cari Kerja, Freshgraduate Antusias Datangi Job Fair Pinang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:17 WIB

Antisipasi Lebih Cepat, Pos Pantau Cisadane Kini Terintegrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB

Siaga Sebelum Terjadi, Damkar Latih Pegawai Hadapi Kebakaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:10 WIB

Jangan Lengah, BPBD Tangerang Ingatkan Cuaca Bisa Berubah Sewaktu-Waktu

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:09 WIB

Berangkat Sekolah Lebih Hemat, Bus Tayo dan Si Benteng Gratis untuk Pelajar

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:09 WIB

Pemkot Bergerak, Drainase Silang Dibangun untuk Atasi Genangan

Berita Terbaru

headline

Siaga Sebelum Terjadi, Damkar Latih Pegawai Hadapi Kebakaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB