Tuding Pemerintahan Lemah, Cecep Anang Ungkap Dugaan Korupsi di Tangsel

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGSEL

Tokoh masyarakat Tangerang Selatan, Cecep Anang Hardian, melontarkan kritik tajam terhadap pengelolaan pemerintahan di wilayah tersebut. Ia menyoroti dugaan praktik korupsi di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta), Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK), serta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR).

Cecep menyoroti khusus proyek pengelolaan sampah yang bermasalah dan mengindikasikan adanya kolusi antara penyedia jasa dan pemerintah daerah. “Ini mencerminkan lemahnya pengawasan dari pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif,” ujar Cecep kepada wartawan, Sabtu (3/5/2025).

Ia menuntut agar dugaan kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya, tanpa tebang pilih.

Pengadaan barang dan jasa di OPD-OPD tersebut juga dinilai rawan penyimpangan. Proyek-proyek pembangunan seperti turap, gedung pemerintahan, drainase, infrastruktur umum, dan kawasan permukiman, menurut Cecep, sering kali tidak transparan dan abai terhadap dampak sosial maupun lingkungan. Hal ini menjadi bukti lemahnya kontrol terhadap penggunaan anggaran publik.

“Kepala pemerintahan dan anggota DPRD seharusnya menjadi garda terdepan dalam pengawasan. Namun yang terjadi, mereka lebih sibuk mengejar kepentingan politik,” tegasnya. Ia menilai, lemahnya pengawasan ini membuka ruang lebar bagi praktik korupsi dan memperbesar ketimpangan sosial.

Baca Juga :  Wali-Wakil Beri Semangat, Pelayanan Publik Kota Tangerang Melaju Maju

Cecep mendesak reformasi menyeluruh dalam sistem pengadaan proyek dan tata kelola anggaran di Tangsel. Ia mendorong adanya pengawasan ketat dari masyarakat, lembaga sipil, serta DPRD agar tercipta pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Tangerang Selatan butuh reformasi serius. Tanpa langkah konkret, kepercayaan publik akan terus terkikis, dan rakyat yang akan menanggung kerugiannya,” pungkasnya.(drik)

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Berita Terbaru

headline

Pemkot Tangerang Permudah Layanan PBB Online untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:29 WIB