20 Kecamatan di Lebak Terdampak Bencana

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak menyebutkan sebanyak 20 Kecamatan di daerah itu terdampak banjir, longsor dan pergerakan tanah akibat cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Pratama Rizky di Lebak, mengatakan masyarakat yang terdampak bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah di daerah itu tersebar di 20 kecamatan, karena topografi alamnya pegunungan, perbukitan dan aliran sungai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ke-20 Kecamatan itu antara lain Kecamatan Cibeber, Cilograng, Bayah, Malingping, Panggarangan, Wanasalam, Banjarsari, Gunungkencana, Cigemblong, Cijaku, Rangkasbitung, Cibadak, Cimarga, Sajira, Cipanas, Leuwidamar, Bojongmanik, Cirinten, Sobang dan Cihara.

“20 Kecamatan yang terdampak bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah,” kata Febby, kepada wartawan di kantor Pemkab Lebak, Minggu (08/12/2024).

Namun begitu, lanjut Febby, masyarakat kini sudah kembali ke rumah masing-masing karena banjir sudah surut. Kata Febby, bencana banjir, longsor dan pergerakan tanah di Kabupaten Lebak terjadi sejak tiga hari dari Senin (02/12/2024) sampai Kamis (05/12/2024), akibat bencana itu dilaporkan tiga warga meninggal dunia dan satu luka-luka.

Baca Juga :  DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang

Ketiga warga yang meninggal dunia itu pertama berinisial DZ (15) tertimpa tembok rumah akibat longsoran, kedua inisial D (14) terbawa arus air banjir dan berinisial R (65) tertimpa pohon roboh. Selain itu juga sebanyak 1.694 rumah terendam banjir dan 59 rumah terdampak longsoran, 47 rumah rusak ringan, 6 rumah rusak sedang dan 6 rumah rusak berat.

Sedangkan, ruas jalan yang ambles dan longsor terdapat lima titik antara lain pertama jalan Cipanas -Citorek menuju wisata Negeri di Atas Awan, kedua Jalan Desa Darmasari Bayah, ketiga Jalan Cidikit Bayah, keempat Jalan Pasir Gobong Bayah dan kelima Jalan Ciseel – Muncang.

Baca Juga :  PJ Bupati Panen Raya Padi Bersama Petani Sukadiri

Masih kata Febby, pergerakan tanah juga terdampak kepda 52 kepala keluarga di Desa Neglasari Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak. Pemerintah Kabupaten Lebak memberlakukan status tanggap darurat atas bencana alam tersebut mulai tanggal 2 sampai 15 Desember 2024.

“Kami melakukan pendataan korban bencana alam itu kemungkinan bertambah , karena curah hujan masih tinggi,” katanya.

Anggota DPRD Lebak, Ujang Giri mengatakan, bahwa masyarakat harus mewaspadai dan siaga bencana alam menyusul cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Potensi bencana alam itu terjadi lantaran topografi diberbagai Kecamatan di Lebak merupakan pegunungan dan perbukitan.

“Saya minta warga untuk meningkatkan waspada dan siaga bencana menghadapi cuaca ekstrem itu agar tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Ujang Giri, seusai memantau dan memberikan bantuan kepada korban longsor di Kecamatan Cilograng. (Jat/eem/ris)

Berita Terkait

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang
DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase
Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum
Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun
Perumda Tirta Benteng Dorong Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Air Minum
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:43 WIB

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 April 2026 - 11:23 WIB

Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum

Kamis, 16 April 2026 - 15:44 WIB

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 April 2026 - 15:20 WIB

DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB