bantenraya.co – TANGERANG
Universitas Yatsi Madani (UYM) Tangerang memperingati Puncak Dies Natalis ke-2, kemarin.
Sejalan dengan tekad UYM untuk bergerak menuju Intelligent University, peringatan Dies Natalis ke-2 UYM mengusung tema “Transformation of Science and Technology for UYM to be Excellent”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbagai kegiatan telah diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Dies UYM. Rangkaian tersebut dimulai dari upacara pembukaan di Aula Ali Taher Parasong. Mulai dari penampilan mahasiswa, angklung, paduan suara dan juga tari cukin.
Rektor UYM Trison Jaya mengatakan, untuk menghadapi disrupsi teknologi dan berbagai tantangan masa depan pendidikan di skala nasional dan global, UYM terus melakukan peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta pengelolaan perguruan tinggi.
Saat ini, UYM tengah melakukan digitalisasi melalui sistem informasi manajemen terintegrasi, serta transformasi proses bisnis berbasis digital yang menciptakan nilai berbasis layanan.
Trison menerangkan, dinamika kontemporer dan disrupsi di segala bidang yang terjadi saat ini ditingkat nasional, regional, dan global, menuntut universitas untuk berperan aktif dan beradaptasi secara cepat.
“UYM juga aktif terlibat dan menginisiasi forum-forum kebijakan yang bertujuan mencari jalan keluar atas berbagai masalah nasional dan global,” ucap Rektor UYM dalam pidato acara Dies Natalis ke-2 UYM.
Rektor menekankan, kunci utama untuk bisa menjadi pemenang dalam dunia yang penuh disrupsi, sekaligus sebagai modalitas menjadi negara maju yang bebas dari middle income trap adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki mindset global, menguasai IPTEK terkini, inovatif, lincah, dan berjiwa sociotechnopreneurship.
“Untuk bisa menjadi bagian penting dari agenda menyambut Indonesia Emas 2045 dan pemenang dalam era disrupsi, universitas harus bertransformasi dan sekaligus memperkuat kepemimpinan dalam keilmuan dan inovasi,” tegas Trison.
Pada acara tersebut, hadir Ketua Yayasan H. Ahmad Sofyan Sjadeli, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Ida Faridah, serta tamu undangan. (*)
Penulis : mas
Editor : dwi teguh






