PT ASDP Indonesia Ferry Umumkan Langkah Besar, Hilangkan Praktik Calo Tiket

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah mengumumkan langkah besar untuk menghilangkan praktik calo tiket di empat pelabuhan utama: Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dengan mengadopsi teknologi digital dalam sistem pembelian tiket.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyatakan bahwa manajemen telah secara aktif sosialisasi kepada pengguna jasa mengenai pembelian tiket secara online melalui platform Ferizy.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Digitalisasi ini tidak hanya mempercepat proses pembelian tiket, tetapi juga membantu meminimalisir antrian di pelabuhan.

“Dengan digitalisasi pembelian tiket penyeberangan feri ini, ASDP menegaskan komitmennya dalam transformasi digital untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada para pengguna jasa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.

Baca Juga :  Pelanggan Tirta Benteng Kota Tangerang yang Terdampak Gangguan Bisa Ajukan Bantuan Air Bersih

Saat ini, sebanyak 28 pelabuhan telah menerapkan sistem pemesanan tiket online melalui Ferizy, termasuk beberapa pelabuhan lain di Indonesia. ASDP juga meluncurkan program
“Say No to Calo” yang bertujuan untuk melindungi pengguna jasa dari praktek percaloan yang merugikan.

“Kehadiran calo dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan kerugian bagi penumpang karena harga tiket yang jauh lebih tinggi dari harga resmi, serta masalah dengan boarding pass yang tidak valid,” tambah Shelvy.

Untuk menanggulangi masalah ini, ASDP telah meningkatkan patroli keamanan di pelabuhan dan menerapkan sistem geofencing yang ketat. Hal ini memastikan bahwa tiket hanya dapat dibeli melalui loket resmi dan aplikasi Ferizy, serta hanya penumpang dengan tiket resmi yang diizinkan memasuki area pelabuhan.

Baca Juga :  Polda Banten Lakukan Apel Besar PAM Swakarsa

Pemesanan tiket ferry melalui Ferizy kini dapat dilakukan hingga 60 hari sebelum keberangkatan, dengan berbagai metode pembayaran termasuk transfer bank, virtual account, dan e-wallet seperti Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, LinkAja, ShopeePay, OVO, dan Dana.

“Dengan komitmen kuat dari ASDP dan dukungan aktif dari pengguna jasa, kami berharap dapat menciptakan lingkungan pelabuhan yang bebas dari calo, aman, dan nyaman bagi semua,” tutup Shelvy.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga melindungi kepentingan pengguna jasa dalam perjalanan mereka. ASDP Indonesia Ferry terus bergerak maju dalam mewujudkan standar pelayanan yang tinggi di sektor transportasi laut Indonesia. (hed/BN/ris)

Penulis : red

Editor : red

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
UMKM Tangerang Diajak Naik Kelas dan Masuk Pasar Ritel Modern
Kunci Sukses Pembangunan, Daya Saing Tangerang Terus Meningkat
Pemkot Tangerang Buka Pelaporan LKPM Triwulan I 2026, Pelaku Usaha Diminta Taat
Penertiban Pajak Kendaraan Digelar, 85 Kendaraan Terjaring di Ciledug
Wagub Banten Ajak Kaum Perempuan Produktif Berwirausaha
Dominasi Ekonomi Banten, Kota Tangerang Berkontribusi Hingga 25,64 Persen
Tinjau Rumah Warga, Bupati Salurkan Bantuan Bedah Rumah
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:36 WIB

UMKM Tangerang Diajak Naik Kelas dan Masuk Pasar Ritel Modern

Kamis, 23 April 2026 - 19:11 WIB

Kunci Sukses Pembangunan, Daya Saing Tangerang Terus Meningkat

Selasa, 7 April 2026 - 16:02 WIB

Pemkot Tangerang Buka Pelaporan LKPM Triwulan I 2026, Pelaku Usaha Diminta Taat

Selasa, 7 April 2026 - 15:49 WIB

Penertiban Pajak Kendaraan Digelar, 85 Kendaraan Terjaring di Ciledug

Berita Terbaru