bantenraya.co | TANGERANG
Jurnalis televisi Kota Tangsel sedang berduka. Markas sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kota Tangsel dilahap si jago merah (kebakaran-red), Selasa malam, (24/07/2024). Sebanyak lima kendaraan pemadam dan satu kendaraan resque dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
Selain membakar markas IJTI, kebakaran ini juga menghanguskan sebuah pos polisi Graha Bunga, Pondok Aren, Kota Tangsel. Api yang berkorbar cepat merambat ke sampingnya. Dengan cepat pula melahap beberapa tempat makan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Pleton (Danton) Damkar Kota Tangsel, Imam Nurudin mengatakan, kobaran api dengan cepat melahap gedung milik Pos Polisi dan markas IJTI Kota Tangsel.
“Dari laporan yang kami terima, sekitar pukul 20.45 WIB tadi dari Pos Polisi,” katanya.
Menurut Nurudin, kebakaran diduga terjadi karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.
“Dugaan sementara adanya korsleting arus pendek listrik. Untuk lebih jelas, nanti aparat kepolisian yang akan mengungkap. Dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.
Sementara itu Ahmad Baihaqi Korwil IJTI Kota Tangsel, memastikan saat kebakaran tidak ada pewarta yang ada di lokasi.
“Alhamdulilah teman-teman tidak lagi di sekretariat,” tukasnya.
Akibat kejadian ini, tambahnya, beberapa barang elektronik dan perangkat kerja tidak lagi dapat digunakan.
“Untuk kerugian ditaksir sekitar puluhan juta, karena ada beberapa perangkat kerja yang disimpan di markas rusak ikut terbakar,” tandasnya. (*)
Penulis : ard
Editor : chan







