Ngurusin Konsumsi Saja KPU Tak Becus, Bagaimana Ngurusin Teknis Pilkada

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang mendapatkan sorotan tajam dari pengamat politik Adib Miftahul Huda. Terkait kembali tersandungnya KPU dalam hal sepele namun menyangkut harkat hidup orang banyak.

Setelah sebelumnya sempat ramai saat perekrutan anggota KPPS Pileg 2024 soal konsumsi yang tidak layak. Kali ini, KPU kembali ditimpa persoalan yang senada. Saat tahapan pengundian nomor urut, kemarin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan anggaran yang fantastik, para komisioner KPU seharusnya belajar dari kesalahan. Ini malah terulang kembali masalah sepele konsumsi,” kata Adib.

Menurutnya, seperti ada yang tidak beres ditubuh KPU Kabupaten Tangerang, mulai dari sekretariat sampai komisionernya.

“Bagaimana bisa meningkatkan partisipasi pemilih dan lainya, kalau ngurusin hal sepele tidak becus bahkan terulang kembali di kesalahan yang sama,” pungkasnya.

Baca Juga :  Buntut Tertutup di PKB, Pengamat Nilai Mad Romli Ketakutan

Adib mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa KPU.

“Kita pikir dengan pola sederhana saja, kalau anggaran untuk mamin sesuai dengan pagu yang di anggarkan dan para komesioner punya visi yang cerdas. Ya, tidak mungkin nasi kotak basi dan aparat penegak hukum harus turun karena saya yakin akan menjadi tabir untuk membuka kejanggalan yang lainya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para tamu undangan termasuk jurnalis  mendapatkan nasi boks (kotak).

Ternyata eh ternyata, nasi kotak yang disediakan KPU tersebut sudah tidak layak (basi).

“Aduh, ini nasi kotak nya kok basi. Gimana ini KPU mau bikin orang sakit perut keracunan semua,” teriak salah satu jurnalis online.

Baca Juga :  Bawaslu Warning Ketepatan Jumlah dan Waktu Produksi Kotak Suara 2024

Tidak hanya jurnalis yang harus mendapatkan kesialan makan nasi kotak basi, para tamu undangan dari salah satu partai koalisi juga menuturkan hal serupa.

“Maka nya kita pada kelaperan dan makan di luar ini, tadi mau makan nasi kotak kpu, sudah basi,” ujar salah seorang fungsionaris partai pengusung.

Menyikapi hal tersebut Ketua KPU Kabupaten Tangerang, M Umar meminta maaf kepada semua pihak atas ketidaknyamanan konsumsi yang tidak layak.

“Mohon maaf itu semua event organizer (EO) yang menyiapkan,” kata Umar.

Namun Umar berjanji akan mengevaluasi kejadian tersebut agar tak terulang kembali.

“Akan kita evaluasi EO dan semua pihak terkait,” tandasnya. (*)

Penulis : Red

Editor : Chan

Berita Terkait

Hari Lingkungan Hidup 2026, IKPP Tangerang Hijaukan Pesisir Utara dengan 10.000 Mangrove Langka
Perumda TKR Perluas Jaringan Air Bersih ke Cluster Catalina Gading Serpong
Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping
Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH
Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:47 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, IKPP Tangerang Hijaukan Pesisir Utara dengan 10.000 Mangrove Langka

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:09 WIB

Perumda TKR Perluas Jaringan Air Bersih ke Cluster Catalina Gading Serpong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:31 WIB

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:38 WIB

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping

Berita Terbaru