Pemkab Pandeglang Akan Relokasi Ratusan Warga Desa Cigondang Penataan Kawasan Kumuh

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan merelokasi ratusan warga di Kampung Laba, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, sebagai bagian dari program penataan kawasan permukiman kumuh. Program ini direncanakan menjadi program prioritas nasional pada tahun 2025.

Kepala Bappeda Kabupaten Pandeglang, Sutoto, menjelaskan bahwa sebelum dimulainya pembangunan dan penataan, warga yang saat ini menempati lahan milik pemerintah akan direlokasi. Pemkab menawarkan tiga opsi solusi tempat tinggal, yakni rusunawa (rumah susun sewa), rusunami (rumah susun milik), atau rumah tapak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum dilakukan penataan, kami memikirkan terlebih dahulu solusi relokasi bagi warga. Tiga opsi tersebut masih dalam kajian dan akan diputuskan melalui musyawarah bersama,” ujar Sutoto, Selasa (17/12/2024).

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Bagikan Langsung Air Bersih ke Warga Serang

Menurut Sutoto, pembangunan ini akan dilakukan di tanah milik pemerintah seluas 18 hektar, yang mencakup tiga RT, yakni RT 3, 4, dan 5 di RW 8 Desa Cigondang. Selain merelokasi permukiman, kawasan tersebut juga akan ditata menjadi destinasi wisata desa yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal.

“Desa Cigondang berpotensi menjadi daerah tujuan wisata. Dengan penataan ini, perekonomian masyarakat akan terdongkrak, baik di Desa Cigondang maupun wilayah Labuan,” tambahnya.

Pemkab Pandeglang menegaskan bahwa program ini akan dikawal hingga proses pembangunannya dimulai pada pertengahan tahun 2025, setelah diselesaikannya tahapan RPJMD dan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang dijadwalkan pada Maret 2025.

Baca Juga :  195.849 Jemaah Lunasi Biaya Haji Reguler 2025

Sementara itu, salah satu warga Kampung Laba, Ibu Atul, yang sudah tinggal selama 20 tahun di lahan tersebut, menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah ini.

“Jika memang ini untuk penataan agar kampung tidak terlihat kumuh dan lebih baik, tentu kami setuju. Kami berharap solusi yang ditawarkan pemerintah dapat mengakomodir kebutuhan warga,” tutur Ibu Atul.

Pemkab Pandeglang melalui Bappeda akan terus melakukan sosialisasi secara bertahap kepada warga melalui pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pihak terkait lainnya. Relokasi ini dipastikan akan mempertimbangkan kesejahteraan warga serta memberikan tempat tinggal sementara hingga kawasan tersebut tertata. (ian/FB/ris)

Berita Terkait

Warga Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pasar Cikupa–Ching Luh
Ratusan Kendaraan Ikuti Uji Emisi Gratis Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang Dorong Transparansi Pengadaan melalui Mini Kompetisi E-Purchasing
SPMB SD Negeri Kota Tangerang Tahun Ajaran 2026/2027 Mulai Dibuka Hari Ini
Cuaca Bersahabat, Aktivitas Akhir Pekan di Kota Tangerang Diperkirakan Lancar
Pelayanan Cepat dan Ramah, Samsat Ciledug Dapat Apresiasi dari Warga
Perkuat Pengawasan Pendidikan serta Layanan Untuk ABK , Disdik Luncurkan Dua Aplikasi.
Pancasila Jadi Fondasi Kota Tangerang yang Harmonis
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:35 WIB

Warga Keluhkan Angkot Ngetem di Jalur Pasar Cikupa–Ching Luh

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:59 WIB

Ratusan Kendaraan Ikuti Uji Emisi Gratis Pemkot Tangerang

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:23 WIB

Pemkot Tangerang Dorong Transparansi Pengadaan melalui Mini Kompetisi E-Purchasing

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:47 WIB

SPMB SD Negeri Kota Tangerang Tahun Ajaran 2026/2027 Mulai Dibuka Hari Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:44 WIB

Cuaca Bersahabat, Aktivitas Akhir Pekan di Kota Tangerang Diperkirakan Lancar

Berita Terbaru