Bayi Lulus ASI Eksklusif Diwisuda

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 90?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 90?

bantenraya.co | TANGERANG

Sebanyak 200 bayi Lulus Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif angkatan kedua, diwisuda Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kabupaten Tangersang, dr. Sri Indriyani menjelaskan, ASI merupakan makanan bayi ciptaan Tuhan. Sehingga tidak dapat digantikan dengan makanan dan minuman lainnya dan setiap bayi berhak mendapatkan ASI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ASI merupakan makanan alami pertama bagi bayi. Didalam ASI, mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk bulan-bulan pertama kehidupannya. Prmberian ASI Eksklusif makanan terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi berusia 0-6 bulan agar tetap sehar,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolresta Tangerang Ajak Personel Melek Medsos

Ia menyebutkan, pemberian ASI eksklusif, bisa memperkuat daya tahan tubuh pada bayi atau balita hingga meningkatkan kecerdasannya.

Selain itu, ASI ekslusif juga berperan aktif dalam menekan angka stunting yang masih menjadi fokus Pemerintah.

“Hari ini ada 200 balita dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang yang hadir, telah lulus ASI eksklusif selama 6 bulan. Mereka semua didampingi oleh 44 kader Postandu dari setiap kecamatan. Kami berharap kegiatan ini bisa terus meningkatkan capaian ASI Eksklusif di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Salah satu ibu dari Puskesmas Pasir Jaya yang berhasil memberikan ASI Eksklusif Ibu Anisa, membagikan suka dukanya dalam memberikan ASI kepada anaknya.

Baca Juga :  Momentum Isra Mi’raj, Pj Walikota Berbagai Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Usaha serta keyakinan dalam memberikan ASI  ia lakukan dengan harapan anaknya bisa bertumbuh kembang dan selalu sehat.

“Alhamdulillah putra ketiga saya telah mendapat ASI Eksklusif selama enam bulan. Banyak hal yang terjadi dalam memberikan ASI Eksklusif ini akibat mastitis. Tetapi saya tetap berusaha dan tidak berhenti memberikan ASI kepada anak saya. Alhamdulillah anak saya sampai saat ini tetap sehat dan pintar,” ungkapnya. (*)

Penulis : Mas

Editor : Chan

Berita Terkait

40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang
Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa
ASN Tangerang Digenjot Kompetensi Lewat Policy Brief
Tawuran Maut di Sukadiri, 14 Pelajar Ditangkap
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
DPRD Kab Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan Krisis Daya Tampung SMP Negeri
Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 17:55 WIB

40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang

Selasa, 21 April 2026 - 13:52 WIB

Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

ASN Tangerang Digenjot Kompetensi Lewat Policy Brief

Senin, 20 April 2026 - 16:17 WIB

Tawuran Maut di Sukadiri, 14 Pelajar Ditangkap

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Berita Terbaru

headline

PKL Liar di Ciledug Ditertibkan Satpol PP

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:59 WIB

Banten Raya

Jemaah Haji Kloter Kabupaten Serang Mulai Diberangkatkan

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:57 WIB

headline

40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:55 WIB

Banten Raya

Bupati Pandeglang Usulkan Revitalisasi Tiga Pasar

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:53 WIB

headline

Kasiter Kasrem 052/Wkr Hadiri Penanaman 1.000 Pohon di Cihuni

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:51 WIB