Hujan Deras Picu Banjir, Infrastruktur Drainase Dipertanyakan

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | CILEGON

Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon pada Kamis (9/1) dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di dua kecamatan, yakni Cibeber dan Cilegon. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, enam titik terdampak banjir, di antaranya Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Perumahan Griya Praja Mandiri Blok G dan H, Jerang Barat, Perumahan Islamic Village Kali Kalong, Lingkungan Kalang Anyar, Kelurahan Kedaleman, dan Perumahan Rakata.

“Air sungai meluap akibat hujan dengan intensitas tinggi di bagian hulu. Petugas kami masih berada di lapangan untuk evakuasi dan pendataan,” ujar Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi. Hingga berita ini diturunkan, pendataan masih berlangsung.

Namun, banjir yang melanda wilayah tersebut diduga tidak hanya dipicu oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh infrastruktur drainase yang belum optimal. Anggota Komisi IV DPRD Kota Cilegon, Novia Achirian, menyebut pekerjaan drainase yang baru dilakukan tidak mampu menampung volume air hujan yang mengalir dari wilayah lebih tinggi.

“Gorong-gorong yang dipasang hanya separuh dari kebutuhan. Debit air hujan dari wilayah atas, seperti Kelelet, mengalir ke kawasan kami yang lebih rendah. Akibatnya, air meluap dan merendam rumah warga di RW 04 dan RW 06,” kata Novia.

Baca Juga :  Soal Carut Marut PPDB Sisem Zonasi, Tim Sachrudin Berisolusi

Genangan air setinggi 25 sentimeter dilaporkan masuk ke rumah warga sekitar pukul 04.25 WIB. Banjir ini membawa lumpur ke dalam rumah warga, meskipun tidak menyebabkan kerusakan signifikan pada barang-barang.

Novia juga mengkritik proyek peningkatan infrastruktur jalan dan drainase yang dinilainya dikerjakan tanpa kajian teknis yang matang. “Ini proyek asal-asalan. Jalan memang dibeton, tetapi drainase tidak selesai dengan baik. Akibatnya, warga harus menghadapi banjir seperti ini,” tambahnya dengan nada kesal.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengevaluasi infrastruktur lingkungan dan memastikan proyek drainase dirampungkan dengan kualitas yang memadai agar banjir serupa tidak terulang. (rga/BN/ris)

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Matangkan Arah Tataruang kota ,DCKTR Tangsel percepat Finalisasi Raperda RT RW
Bupati Dewi Apresiasi Program Karya Bakti TNI
Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa
Wabup Intan Tinjau RTLH di Sentul Balaraja Pastikan Segera Direnovasi
DPAD Gelar Literasi dan Story Telling di Lapas Anak Kota Tangerang
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:31 WIB

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Senin, 18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Matangkan Arah Tataruang kota ,DCKTR Tangsel percepat Finalisasi Raperda RT RW

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:34 WIB

Bupati Dewi Apresiasi Program Karya Bakti TNI

Berita Terbaru

Banten Raya

Tradisi Bedug Bergema di Pandeglang

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:08 WIB

headline

Pancasila Jadi Fondasi Kota Tangerang yang Harmonis

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:05 WIB

Banten Raya

Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi

Selasa, 2 Jun 2026 - 13:03 WIB