Forhati Nasional Lepas Hewan Langka dan Tanam Mangrove di Ketapang Urban Aquaculture

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Majelis Forhati Nasional dan KAHMI Kabupaten Tangerang melakukan penanaman mangrove, serta pelepasan mimi, di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Senin (12/05/2025).

Ketua Forhati Nasional, Jamilah Abdul Ghani memaparkan, penanaman 2.000 mangrove untuk mempertahankan wilayah pesisir utara dari abrasi dan menjaga ekosistem di sekitar area konservasi mangrove, khususnya di wilayah Ketapang Mauk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, penanaman mangrove ini merupakan upaya kita menjaga ekosistem pesisir, dan mangrove menghasilkan oksigen serta mampu mengendalikan ekosistem kembali normal dan bermanfaat,” ujar Jamilah, yang juga anggota DPRD Provinsi Jakarta.

Baca Juga :  Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga

Presedium KAHMI Kabupaten Tangerang, Hari Mahardhika menjelaskan, selain penanaman mangrove, ada juga pelepasan mimi atau belangkas, hewan invertebrata purba ini masih hidup di laut Tangerang.

“Kita berharap kegiatan menanam mangrove dan pelepasan hewan langka ini, menjadi motivasi bagi generasi muda khususnya kader HMI untuk terus menjaga lingkungan,” tegas Hari.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memberikan apresiasi kepada Forhati Nasional maupun KAHMI Kabupaten Tangernag yang melakukan penanaman mangrove.

Baca Juga :  Bawaslu Kabupaten Tangerang Resmi Pecat Panwascam Jayanti

Maesyal menambahkan, kehadiran aktivis HMI ini, sudah membantu berkontribusi terhadap keberlangsungan penataan lingkungan di Kabupaten Tangerang.

“Menanam mangrove ini bukan hanya tangungjawab Pemda Tangerang. Masyarakat termasuk Forhati Tangerang dan KAHMI Kabupaten Tangerang memiliki tanggungjawab yang sama. Untuk itu, saya memberikan apresiasi karena telah ikut menjaga lingkungan dan ekosistem Pantai Utara Tangerang,” tegas Maesyal.

Menurut bupati, kawasan Ketapang Urban Aquaculture ini telah menjadi laboratorium alam yang banyak dikunjungi untuk penelitian. (*)

Penulis : Mas

Editor : Den

Berita Terkait

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping
Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH
Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:31 WIB

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:38 WIB

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping

Senin, 18 Mei 2026 - 16:27 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:36 WIB

Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu

Berita Terbaru