KKMI Banten sosialisaai Kurikulum Berbasis Cinta, Hadirkan Belajar Penuh Cinta di Madrasah

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Provinsi Banten, menggelar sosialisasi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Tujuannya, agar pembelajaran di madrasah lebih humanis dan berbasis nilai-nilai kasih sayang.

Ketua KKMI Provinsi Banten Rafiudin, S.Pd.I., M.Pd, menjelaskan, KBC adalah komitmen besar Kemenag untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tetapi bukan hanya kemampuan akademiknya, lulusan madrasah diharapkan jadi sosok yang membumi, memiliki nilai-nilai kemanusiaan, dan spiritualitas.

Baca Juga :  Bupati Pandeglang Dewi Setiani Lantik Tiga Pejabat Eselon II

“Guru Madrasah Ibtidaiyah harus melayani dengan hati, maka setiap stakeholder harus mengedepankan kasih sayang dalam membersamai anak-anak tercinta,” ujar Rafiudin, disela-sela sosialisasi yang diselenggarakan di MIN 7 Tangerang, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (28/07/2025).

KBC menurut Rafiudin bukan kurikulum biasa. Tetapi kurikulum yang berorientasi pada karakter, kemanusiaan, dan kasih sayang.

“Ini bukan hanya soal kurikulum, tetapi gerakan pendidikan berbasis cinta, empati, dan kemanusiaan yang nyata. Madrasah harus menjadi ruang tumbuh yang menyenangkan dan penuh nilai,” ucap Rafiudin.

Baca Juga :  Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Lebih lanjut Rafiudin memaparkan, sebanyak 21 Madrasah Ibtidaiyah Negeri se-Banten mengikuti sosialisasi KBC.

Memurut Rafiudin, untuk mencapai goal dalam KBC setiap pendidik harus sebenar-benar hadir di setiap proses pembelajaran.

Siswa juga belajar tentang penguatan karakter, adab, bagaimana bersikap ketika orang lain sedang menyampaikan gagasan.

“Siswa merasa antusias karena terlibat langsung dalam pembelajaran. Sehingga pembelajaran di madrasah menjadi asyik, membahagiakan, dan penuh cinta,” tutup Rafiudin. (*)

Penulis : Den

Editor : Mas

Berita Terkait

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang
Wagub: Pendidikan Agama Bekal Terbaik Anak
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka
Apresiasi Sachrudin terhadap Media yang Bangun Kompetisi Positif di Dunia Pendidikan
Pemkot Tangerang Perluas Program Sekolah Swasta Gratis, Ini Ketentuan Lengkapnya
Sinergi PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli, Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Pelajar
Diskominfo Kota Tangerang Jaga Stabilitas SPMB 2026 Lewat Dukungan 4 Server Khusus
Berita ini 585 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Senin, 15 Juni 2026 - 10:38 WIB

Wagub: Pendidikan Agama Bekal Terbaik Anak

Senin, 15 Juni 2026 - 10:26 WIB

Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:30 WIB

Apresiasi Sachrudin terhadap Media yang Bangun Kompetisi Positif di Dunia Pendidikan

Berita Terbaru