bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang setara dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas yang digelar dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan perusahaan, Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga organisasi penyandang disabilitas di wilayah Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menghapus hambatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun ekosistem kerja yang inklusif. Perusahaan perlu memahami bahwa mempekerjakan penyandang disabilitas bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga bagian dari pemenuhan hak untuk berkarya dan berkontribusi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini yang dikemas secara edukatif. Mereka mendapatkan pemahaman terkait regulasi ketenagakerjaan, mekanisme rekrutmen tenaga kerja disabilitas, hingga pentingnya penyediaan fasilitas kerja yang ramah dan aksesibel.
Disnaker juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Penempatan Tenaga Khusus Dirjen Binapenta Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk memberikan pemaparan terkait kebijakan nasional. Selain itu, praktisi disabilitas dari kalangan entrepreneur turut berbagi pengalaman dan motivasi terkait kemandirian di dunia kerja.
Menurut Ujang, kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci dalam menyelaraskan antara potensi tenaga kerja disabilitas dengan kebutuhan industri.
“Dengan meningkatnya pemahaman perusahaan, kami berharap penyerapan tenaga kerja disabilitas di sektor formal juga semakin meningkat,” tambahnya.
Pemkot Tangerang optimistis, melalui langkah ini, dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menciptakan pemerataan kesempatan kerja serta mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan sosial. (wil/dam)







