Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang setara dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas yang digelar dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan perusahaan, Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga organisasi penyandang disabilitas di wilayah Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disnaker Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menghapus hambatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Baca Juga :  46 Pelajar Kota Tangerang Penghafal Alquran Diwisuda

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun ekosistem kerja yang inklusif. Perusahaan perlu memahami bahwa mempekerjakan penyandang disabilitas bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi juga bagian dari pemenuhan hak untuk berkarya dan berkontribusi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini yang dikemas secara edukatif. Mereka mendapatkan pemahaman terkait regulasi ketenagakerjaan, mekanisme rekrutmen tenaga kerja disabilitas, hingga pentingnya penyediaan fasilitas kerja yang ramah dan aksesibel.

Disnaker juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Penempatan Tenaga Khusus Dirjen Binapenta Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk memberikan pemaparan terkait kebijakan nasional. Selain itu, praktisi disabilitas dari kalangan entrepreneur turut berbagi pengalaman dan motivasi terkait kemandirian di dunia kerja.

Baca Juga :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Turut Melepas Keberangkatan Wapres Ma'ruf Amin ke Selandia Baru

Menurut Ujang, kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci dalam menyelaraskan antara potensi tenaga kerja disabilitas dengan kebutuhan industri.

“Dengan meningkatnya pemahaman perusahaan, kami berharap penyerapan tenaga kerja disabilitas di sektor formal juga semakin meningkat,” tambahnya.

Pemkot Tangerang optimistis, melalui langkah ini, dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam mewujudkan kota yang inklusif dan berkeadilan.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menciptakan pemerataan kesempatan kerja serta mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan sosial. (wil/dam)

Berita Terkait

Langkah Awal Ibadah Haji, 393 CJH Tangerang Berangkat dari Cipondoh
Hati-Hati! Modus Telepon Hening Bisa Jadi Penipuan
Tumbuhkan Harapan, DPAD Tangerang Bawa Literasi ke Lapas Anak
Seru dan Edukatif! DPAD Tangerang Gelar Lomba Read Aloud
Bangun Lingkungan Digital Positif, Ini Pesan Sekda untuk KIS
Cegah Risiko Kebakaran, Simulasi Digelar di TPA Rawa Kucing
Lingkungan Lebih Terjaga, DLH Tangerang Petakan Udara dan Kebisingan
Bukti Nyata, UMKM Tangerang Bisa Bersaing di Dunia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:33 WIB

Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Langkah Awal Ibadah Haji, 393 CJH Tangerang Berangkat dari Cipondoh

Rabu, 22 April 2026 - 15:40 WIB

Hati-Hati! Modus Telepon Hening Bisa Jadi Penipuan

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Tumbuhkan Harapan, DPAD Tangerang Bawa Literasi ke Lapas Anak

Rabu, 22 April 2026 - 11:12 WIB

Bangun Lingkungan Digital Positif, Ini Pesan Sekda untuk KIS

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:33 WIB

headline

Hati-Hati! Modus Telepon Hening Bisa Jadi Penipuan

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:40 WIB

Budaya

Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:23 WIB

Kota Tangerang

Tumbuhkan Harapan, DPAD Tangerang Bawa Literasi ke Lapas Anak

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:47 WIB