CILEGON | Bantenraya.co
Menghadapi tantangan ekonomi yang berdampak pada berbagai sektor usaha, industri media konvensional juga dituntut melakukan langkah efisiensi. Hal ini menjadi topik utama dalam Rapat Kerja Tahunan Raya Media Network (RMN) yang digelar di Hotel Marbella, Anyer, Cilegon, pada Jumat (8/8/2025).
Owner RMN, Helmy Halim, mengungkapkan bahwa kondisi industri media saat ini memerlukan strategi cermat untuk tetap bertahan. Menurutnya, biaya produksi cetak yang tinggi menjadi salah satu kendala, di tengah kewajiban membayar gaji karyawan kantor dan tim kreatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Syukur alhamdulillah, Harian Tangerang Raya sebagai media cetak yang rutin terbit tetap berjalan. Kami juga memiliki platform online tangerangraya.co.id dan e-paper yang menjadi solusi untuk efisiensi pembiayaan,” ujar Helmy.
Diskusi RMN ini terlaksana atas dukungan Pemerintah Provinsi Banten dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Dalam pertemuan tersebut, para pengusaha media sepakat bahwa salah satu langkah penting adalah memperkuat strategi pemasaran iklan.
“Kita harus menata administrasi lebih rapi dan semakin rajin mencari iklan. Kondisi media saat ini memang tidak mudah, tapi kita harus mencari cara agar tetap bertahan,” lanjut Helmy.
Raya Media Network menaungi sejumlah media, di antaranya Tangerang Raya, Banten Raya, Harian Merdeka, Jakarta Raya, Bogor Raya, dan Bandung Raya. Melalui forum ini, Helmy mengajak seluruh insan pers di bawah naungannya untuk bersama-sama menemukan solusi menghadapi tantangan industri.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten dan semua pihak yang telah mendukung. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, dukungan seperti ini sangat berarti,” pungkasnya.(edy)







