bantenraya.co | TANGERANG
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di lahan kosong bekas penimbunan limbah karet di Jalan Prabu Siliwangi, Gembor, Kecamatan Periuk.
Memasuki hari ketiga penanganan, BPBD menargetkan pemadaman bisa sepenuhnya dituntaskan dalam waktu satu hingga dua hari ke depan. Guna mempercepat proses pemadaman, BPBD telah mendatangkan dua alat berat dari Dinas PUPR Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah memasuki hari ketiga. Alat berat ini akan membantu menjangkau bagian bawah timbunan limbah karet yang selama ini menjadi kendala utama. Hasilnya cukup signifikan, namun masih butuh waktu 1–2 hari untuk benar-benar tuntas,” jelas Andia Suherlandia Rahman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang.
Saat ini, proses pemadaman telah memasuki tahap pendinginan, yang menandai bahwa kebakaran sudah mulai bisa dikendalikan.
Di sisi lain, BPBD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk mulai melakukan penyelidikan penyebab kebakaran, mengingat lokasi yang terbakar merupakan area bekas industri dengan potensi limbah yang mudah terbakar.
“Kami tak hanya berfokus pada pemadaman, tapi juga mulai bergerak untuk mengusut penyebab kebakaran. Koordinasi dengan DLH sudah berjalan, dan ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Andia.
Untuk mencegah kejadian serupa dan mempercepat respons terhadap situasi darurat, BPBD mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan insiden kebakaran atau keadaan gawat darurat lainnya melalui Call Center 112 yang tersedia selama 24 jam.
“Partisipasi warga sangat penting. Jika ada potensi bahaya atau insiden kebakaran di lingkungan sekitar, segera laporkan ke 112 agar bisa ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.(fj)







