DLH Tangsel Rilis Hasil Pemantauan Lingkungan Usai Kebakaran Gudang Kimia Taman Tekno

Rabu, 18 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGSEL

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan merilis hasil pemantauan kondisi lingkungan pasca kebakaran gudang bahan kimia di kawasan Taman Tekno, BSD, Kecamatan Setu.

Kepala DLH Tangsel, Bani Khosyatullah, menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk mengidentifikasi dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengujian mencakup beberapa parameter, antara lain kualitas air permukaan, udara ambien, serta tingkat kebauan di sekitar lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dampak paling terlihat terjadi pada kualitas air Sungai Jaletreng. Pada pengambilan sampel awal, sejumlah parameter seperti Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), dan Total Suspended Solid (TSS) tercatat melebihi baku mutu, disertai kondisi pH yang cenderung asam.

Baca Juga :  Natal dan Tahun Baru, Pemkot Tangerang: Rayakan dengan Sederhana dan Selama"

Menurut DLH, kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh aliran air pemadaman kebakaran yang membawa residu bahan kimia ke badan sungai. Meski demikian, perubahan kualitas air dinilai bersifat sementara dan terjadi pada fase awal pascakejadian.

Pemantauan lanjutan menunjukkan adanya perbaikan kualitas air secara bertahap. Penurunan kadar pencemar terjadi seiring proses pengenceran alami sepanjang aliran sungai menuju wilayah hilir.

Baca Juga :  Wali Kota: Kesiapsiagaan dan Akuntabilitas Libur Natal dan Tahun Baru

Sebagai langkah penanganan, DLH melakukan upaya mitigasi dengan menebarkan material seperti arang aktif, karbon, serta ecoenzym ke aliran sungai guna membantu menurunkan kandungan senyawa pencemar.

Sementara itu, hasil uji kualitas udara di sejumlah titik di sekitar lokasi menunjukkan bahwa seluruh parameter masih berada di bawah ambang batas baku mutu. Tingkat kebauan juga dilaporkan tidak melebihi batas yang ditetapkan.

DLH Tangsel memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan proses pemulihan lingkungan berjalan optimal.(Wil)

Berita Terkait

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Sensasi Manis dan Hangat di Bulan April dengan Kreasi Dessert & Coffee Spesial di Hotel Santika Premiere Bintaro
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 15:31 WIB

Sensasi Manis dan Hangat di Bulan April dengan Kreasi Dessert & Coffee Spesial di Hotel Santika Premiere Bintaro

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Berita Terbaru

headline

Tak Sekadar Ganggu Rumah, Tikus Bisa Bawa Ancaman Hantavirus

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:06 WIB

headline

Pemkot Tangerang Dampingi LPK Agar Siap Hasilkan SDM Kompeten

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:50 WIB