Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak mengikuti rapat koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali yang digelar secara daring pada 22 April 2025 lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Lebak, Ihda Thifla Bayiza, mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna meningkatkan sinergi, koordinasi, serta mendorong percepatan implementasi digitalisasi di lingkungan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapenda Lebak mengikuti kegiatan tersebut dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten,” kata Ihda dalam keterangannya, Senin (13/04/2026)

Baca Juga :  Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK

Dalam forum tersebut, lanjut Ihda, sejumlah agenda strategis dibahas terkait perkembangan digitalisasi retribusi daerah. Di antaranya sosialisasi kriteria penilaian Championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) dan Bank Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Tahun 2025.

Selain itu, rapat juga membahas berbagai isu strategis digitalisasi pemerintah daerah serta pemaparan Diagnostic Tools oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan sebagai instrumen evaluasi digitalisasi keuangan daerah.

Ihda menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat implementasi digitalisasi di daerah, khususnya dalam pengelolaan pendapatan.

“Melalui rapat ini, kami mendapatkan pemahaman lebih komprehensif terkait arah kebijakan digitalisasi daerah, khususnya dalam pengelolaan pendapatan daerah yang lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Lebak Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers

Ia menambahkan, sebagai tindak lanjut, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan segera melakukan penginputan data melalui Diagnostic Tools pada Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) Kementerian Keuangan, serta melengkapi pengisian data Championship P2DD.

Menurutnya, optimalisasi sistem digital tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola keuangan daerah.

“Digitalisasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” kata Ihda. (eem/jat/dam)

 

Berita Terkait

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban
Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Pemkot Tangerang Pastikan Proses Verifikasi Pra SPMB 2026 Berjalan Lancar
Pemkot Tangerang Permudah Layanan PBB Online untuk Masyarakat
APP Group Perkuat Program Berkelanjutan, Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026
Bank Indonesia Provinsi Banten Dorong Perluasan Ekosistem Ekonomi Syariah dan Digital untuk Banten Maju dan Sejahtera
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:29 WIB

Pemkot Tangerang Permudah Layanan PBB Online untuk Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:56 WIB

APP Group Perkuat Program Berkelanjutan, Raih Penghargaan TOP CSR Awards 2026

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB