bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji tahun 2026 yang berjumlah 393 orang. Prosesi pelepasan berlangsung di Masjid Raya Al-A’zhom, Selasa (21/4/2026).
Keberangkatan ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya para calon jemaah haji yang dilepas dari lokasi tersebut langsung diberangkatkan menuju Embarkasi Asrama Haji Cipondoh. Lokasi ini kini resmi menjadi titik pemberangkatan jemaah haji di Provinsi Banten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pola baru ini menggantikan mekanisme sebelumnya yang mengharuskan jemaah berangkat melalui Asrama Haji Pondok Gede sebelum menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya operasional embarkasi di Cipondoh. Ia berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.
“Alhamdulillah, malam ini kita melepas kloter pertama jemaah haji Kota Tangerang dari Embarkasi Cipondoh. Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menilai penggunaan embarkasi Cipondoh menjadi bentuk peningkatan layanan bagi jemaah haji, khususnya dari Kota Tangerang dan Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, tahun ini jemaah haji tidak lagi melalui Pondok Gede. Dengan adanya embarkasi di Cipondoh, proses keberangkatan menjadi lebih dekat, efisien, dan tertata,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang turut memberikan dukungan dalam bentuk hibah sekitar Rp1 miliar setiap tahun untuk menunjang operasional dan akomodasi keberangkatan jemaah haji.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Samsudin, menyampaikan bahwa sebagian jemaah masuk dalam kategori risiko tinggi, termasuk lansia. Meski demikian, seluruh jemaah telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak berangkat.
“Sekitar 25 hingga 30 persen jemaah masuk kategori risiko tinggi. Namun semuanya telah diperiksa dan dinyatakan siap berangkat. Jemaah termuda berusia 13 tahun, sementara yang tertua berusia 82 tahun,” jelasnya.
Dengan dimulainya operasional embarkasi Cipondoh, diharapkan pelayanan keberangkatan jemaah haji di wilayah Banten semakin optimal, nyaman, dan efisien bagi seluruh calon jemaah. (wil/dam)







