TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERPONG

Kelompok Wanita Tani (KWT) Good Farm Pakujaya, binaan CSR PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Tangerang, kembali menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi lingkungan berbasis masyarakat dengan menerima kunjungan eduwisata dari TK Islam Durrotul Hikmah, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan bertema “Panen Raya” tersebut diikuti sekitar 60 anak yang antusias belajar langsung tentang dunia pertanian, lingkungan, serta pentingnya menghargai proses tumbuhnya makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis tanaman, belajar cara menyiram, menanam, memilah sampah, hingga merasakan pengalaman memanen sayuran secara langsung.

Penanggung jawab eduwisata dari TK Islam Durrotul Hikmah, Ustazah Delta, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran luar kelas agar anak-anak lebih dekat dengan alam dan memahami nilai penting tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuan acara ini adalah untuk mengenalkan berbagai macam jenis tumbuhan, bagaimana cara menanam, dan edukasi pilah sampah. Semoga dengan adanya kegiatan ini, anak-anak dapat lebih menghargai makanan dan tumbuhan,” ujarnya.

Menurutnya, pembelajaran langsung di lapangan menjadi metode efektif untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Baca Juga :  Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya

Ketua KWT Good Farm Pakujaya, Menik, menambahkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar aktivitas bermain, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter berbasis lingkungan.

Anak-anak tidak hanya dikenalkan pada tanaman sayur, tetapi juga pada berbagai tanaman obat keluarga (TOGA), budidaya ayam petelur sehat, hingga budidaya ikan nila.

“Tadi anak-anak belajar mengenal berbagai macam tanaman. Kemudian mengenal juga tanaman-tanaman TOGA yang ada di kebun KWT. Kemudian melihat juga di sini ada budidaya ayam petelur, budidaya ayam petelur yang sehat dan sangat bergizi nanti baik untuk dikonsumsi untuk kecerdasan anak-anak dan keluarga. Kemudian melihat ada ikan juga di sini, budidaya ikan nila. Kemudian panen kembang kol dan panen kangkung,” paparnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa KWT Good Farm telah berkembang menjadi ruang pembelajaran terpadu yang menghubungkan pertanian, ketahanan pangan, dan pendidikan lingkungan.

Head Sustainability PT Indah Kiat Pulp & Paper, Kholisul Fatikhin, menyampaikan bahwa perkembangan KWT Good Farm selama tiga tahun terakhir sangat signifikan, bahkan kini mulai bertransformasi menjadi area eduwisata yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kasus DBD di Lebak Meningkat Signifikan

“Kita bisa lihat hari ini KWT dikunjungi oleh anak-anak. Tempat ini bisa menjadi area eduwisata. Mereka bisa melihat tanaman-tanaman yang ditanam oleh ibu-ibu KWT,” jelasnya.

Dukungan CSR, menurutnya, tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua RW 11 Pakujaya, Muhammad Busman, mengapresiasi kegiatan tersebut karena menjadi bentuk nyata penghargaan atas kerja keras para anggota KWT sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda.

“Ya senang, karena ini kan salah satu forum edukasi buat anak-anak juga. Jadi biar capeknya Ibu-ibu ini ada yang mengapresiasi dari anak-anak ini,” tutupnya.

Melalui kegiatan seperti ini, KWT Good Farm Pakujaya membuktikan bahwa kebun komunitas bukan hanya tempat bercocok tanam, tetapi juga dapat menjadi pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan penanaman nilai cinta lingkungan sejak dini.

Dengan sinergi antara masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor swasta, langkah kecil seperti Panen Raya mampu menjadi investasi besar dalam membentuk generasi yang lebih peduli terhadap alam, pangan, dan keberlanjutan. (wil/dam)

Berita Terkait

90 Desa Berpotensi Kekeringan
KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung
May Day Penuh Kebersamaan, Buruh Tangsel Pilih Kumpul Bersama Keluarga
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama
Rekomendasi DPRD Jadi Acuan, Pemkot Tangerang Perkuat Kinerja
Sachrudin: Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Harus Selalu Jadi Garda Terdepan Warga
Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 April 2026 - 16:30 WIB

KNPI Pertanyakan Jaminan Pemiliharan Rehabilitasi Jalan Surianen – Pasir Gadung

Kamis, 30 April 2026 - 16:24 WIB

May Day Penuh Kebersamaan, Buruh Tangsel Pilih Kumpul Bersama Keluarga

Kamis, 30 April 2026 - 16:21 WIB

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Berita Terbaru

headline

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:33 WIB

headline

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:21 WIB

headline

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:17 WIB