bantenraya.co | TANGERANG
Aksi demo aktivis mahasiswa yang tergabung Tangerang Youth Centre, berakhir anti klimaks. Pengerahan massa dari undangan tersebar ratusan ternyata hanya belasan dan berakhir dengan dialog interaktif.
Belasan mahasiswa yang tidak jadi turun ke jalan untuk menuntut Pj Bupati Andi Ony tidak di perpanjang, ternyata hanya berdialog interaktif bersama Pj Bupati Andy Ony, Sekda Maesyal Rasyid, Kepala Satpol PP Agus Suryana dan Kepala DPMPTSP Soma Atmaja.
Dari pantauan bantenraya.co, jalanya dialog diruang coffee morning berlangsung alot dan interaktif, berbagai persoalan di Kabupaten Tangerang di era Pj Andi Ony dipertanyakan mahasiswa. Mulai dari persoalan pungli, parkir, pajak dan stunting dibahas.
Pj Andi Ony seusai dialog menyampaikan apa yang disampaikan para mahasiswa merupakan suatu dinamika dan masukan bagi Pemkab Tangerang.
“Apa yang disampaikan adik-adik mahasiswa baik kritik saran masukan menjadi bahan bagi kami untuk memperbaiki kinerja dan mengevaluasi apa yang telah di kritik mahasiswa,” ujarnya.
Sementara koordinator aksi, Febri Pratama memberikan waktu 30 hari kepada Pj Bupati untuk segera memperbaiki diri dan menunjukan hasil dari kinerjanya. “Selama 3 bulan ini belum ada pencapaian yang maksimal dari Pj, kinerjanya hanya melanjutkan saja, belum ada perubahan signifikan yang dilakukan Pj Andi. Kami akan beri batas waktu sebulan, kalau tidak ada perubahan juga, kami akan melakukan aksi gabungan dari berbagai BEM ke Mendagri,” tandasnya. (*)
Penulis : ard
Editor : dwi teguh








