Pengakuan Dunia Terhadap Kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024, Begini Kata Pengamat

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan Capres Cawapres Prabowo-Gibran.

Pasangan Capres Cawapres Prabowo-Gibran.

bantenraya.co |JAKARTA

Meski proses penghitungan suara real count oleh KPU belum final, sejumlah pemimpin dari berbagai negara, termasuk Uni Emirat Arab, Eropa, dan Asia, telah mengucapkan selamat atas kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia.

Para pemimpin dunia seperti Mohamed Bin Zayed dari Uni Emirat Arab, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Filipina Bongbong Marcos, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, serta perwakilan China dan wakil PM Australia Richard Marles, telah memberikan pengakuan terhadap kemenangan pasangan nomor urut 2 itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun mendapat apresiasi dari dunia internasional, di dalam negeri, sejumlah pihak belum mau atau bahkan menolak mengakui hasil pemilu. Ada yang menuntut pemungutan suara ulang, mengajukan angket, dan mengecam proses pemilihan.

Menanggapi hal itu, Senior Advisor dan Pengajar Hubungan Internasional, Dinna Prapto Raharja, menyatakan bahwa pengakuan dari pemimpin negara lain sebelum pengumuman resmi hasil pemilu dapat diartikan sebagai strategi politik dalam negeri.

Baca Juga :  Ada 7 Tradisi Perayaan Isra Miraj di Indonesia

“Hal ini bertujuan untuk meredam potensi kritik terhadap hasil pemilu 2024 dengan menciptakan kesan bahwa negara lain telah mengakui legitimasi pemenangan Prabowo-Gibran,” ujarnya saat dihubungi Senin 26 Februari 2024.

Dinna Prapto Raharja menjelaskan bahwa di sisi negara-negara lain, terutama tetangga Indonesia, kepentingan mereka adalah untuk memahami sejak dini arah kebijakan luar negeri Indonesia.

Dengan quick count yang menunjukkan hasil di atas 50 persen, negara-negara tetangga memiliki kepentingan untuk membangun hubungan yang baik dan mengetahui kecenderungan politik luar negeri Indonesia setelah pelantikan pada Oktober 2024.

“Antara Februari dan Oktober, periode ini juga akan melihat penyelesaian isu-isu global, seperti Laut China Selatan, AUKUS, dan Indo-Pasifik,” tandasnya.

“Negara-negara seperti Inggris dan Australia bersiap mendekat untuk mendapatkan informasi yang lebih baik mengenai posisi Indonesia terkait isu-isu strategis ini. Selain itu, India dan China juga memiliki kepentingan tersendiri dalam menjaga hubungan dengan Indonesia,” tambah pendiri Think-tank Independen Synergy Policies itu.

Baca Juga :  Setwan DPRD DKI Siap Proses Pegawai Terlibat Pungli Rutan KPK

Saat kampanye Pilpres, dia melihat bahwa Prabowo cenderung menjaga status quo dan mempertahankan model hubungan luar negeri yang telah diterapkan pada masa pemerintahan Joko Widodo. Meski begitu, ada pergeseran dalam pendekatan, di mana Prabowo terlihat lebih tertarik untuk aktif dalam kunjungan ke negara-negara dan forum internasional.

“Dalam konteks ini, kemungkinan besar AS dan sekutunya akan berusaha menjaga hubungan dengan Indonesia,” tukasnya.

“Meskipun isu Hak Asasi Manusia (HAM) dapat diredam, isu demokrasi kemungkinan besar tetap akan menjadi sorotan untuk mencegah Indonesia terlalu mendekat ke China.”

Dengan dukungan internasional yang datang sebelum hasil resmi diumumkan, kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 menciptakan dinamika baru dalam politik Indonesia. Respons beragam di dalam negeri menandakan bahwa tantangan politik dan sosial akan menjadi bagian dari masa transisi ini.

Bagaimana pemerintahan baru menanggapi isu-isu global dan mempertahankan keseimbangan dalam hubungan internasionalnya akan menjadi kunci untuk menentukan arah Indonesia ke depan. (*)

Penulis : red

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 202
Program Bangga Kencana Bisa Dorong Penguatan Peran Keluarga untuk Pembangunan
Antusiasme Tinggi! Warga Serang Nobar Timnas
16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem
Buka puasa bersama: Momentum silaturahmi, perkuat solidaritas Forum Pimred Multimedia
JMSI Apresiasi Kerja Keras Menteri Koperasi Ferry Juliantono
TNI AD Gelorakan Semangat Pengabdian Tanpa Pamrih di Hari Juang 2025
Tragedi Lingkungan Jadi Alarm, Hak Atas Lingkungan Berkeadilan Masuk Amandemen UUD 1945
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 12:36 WIB

Tunjukkan Kinerja Beyond Compliance, PT IKPP Tangerang Raih PROPER Hijau 202

Kamis, 2 April 2026 - 13:41 WIB

Program Bangga Kencana Bisa Dorong Penguatan Peran Keluarga untuk Pembangunan

Rabu, 1 April 2026 - 16:57 WIB

Antusiasme Tinggi! Warga Serang Nobar Timnas

Rabu, 1 April 2026 - 14:39 WIB

16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:50 WIB

Buka puasa bersama: Momentum silaturahmi, perkuat solidaritas Forum Pimred Multimedia

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB