Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Langkah Pemerintah Kota Tangerang melibatkan lebih dari 150 perusahaan dalam forum tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendorong pembangunan berkelanjutan mendapat sorotan dari kalangan masyarakat.

Gary Vebrian, aktivis sekaligus penggiat sosial asal Ciledug, menilai forum tersebut memiliki potensi besar, namun masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan dan tata kelola agar manfaatnya lebih terasa luas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perusahaan di Kota Tangerang jumlahnya besar, tapi program CSR yang terlihat masih didominasi bantuan sembako,” ujar Gary, dikutip Wartawan Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, pola tersebut menunjukkan perlunya pergeseran pendekatan dari bantuan jangka pendek menuju program yang lebih berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  BKKBN Banten Gelar Sosialisasi 1000 HPK di Lebak

Ia menekankan pentingnya penggunaan social mapping dan asset assessment dalam menyusun program.

“Dengan pendekatan berbasis data, program CSR bisa lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Gary juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan CSR. Ia menilai keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap program yang dijalankan.

“Transparansi perlu diperkuat agar publik mengetahui bagaimana program dirancang dan disalurkan,” ujarnya.
Terkait partisipasi perusahaan, ia menyebut masih terdapat ketimpangan kontribusi.

Dari ribuan perusahaan yang beroperasi di Kota Tangerang, keterlibatan aktif dalam program CSR dinilai belum merata.

Baca Juga :  Semangat Wisuda Tahfidz, Generasi Muda Diajak Dekat dengan Al-Qur'an

“Kalau partisipasi masih terbatas, dampak yang dihasilkan juga tidak akan optimal,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar forum CSR dapat difungsikan lebih optimal sebagai ruang koordinasi antarperusahaan, termasuk dalam menentukan arah program dan target yang jelas.

Masukan tersebut menjadi catatan di tengah upaya memperkuat peran CSR sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah. Diperlukan perencanaan yang matang, transparansi, serta kolaborasi yang kuat agar potensi CSR dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait. (cng/dam)

Berita Terkait

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban
Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD
Pemkot Tangerang Pastikan Proses Verifikasi Pra SPMB 2026 Berjalan Lancar
Idul Adha 1447 H, LAN Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan Melalui Berqurban
Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB