BCF-IFA 2025 Ditutup,  Hari Golok Diluncurkan

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | CILEGON 

Gubernur Banten Andra Soni resmi menutup Budaye Cilegon Fest and International Folk-Art (BCF-IFA) 2025 di Alun-alun Kota Cilegon, Minggu (10/8/2025) malam.

Festival yang berlangsung 6–11 Agustus ini menampilkan ragam tari tradisional dan kebudayaan kota cilegon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Event itu diikuti juga oleh utusan dari beberapa negara sahabat seperti India dan Korea Selatan (Korsel) yang membawakan tarian negaranya masing-masing.

Andra Soni mengapresiasi terselenggaranya kegiatan BCF-IFA 2025. Menurutnya, kegiatan festival itu bukan hanya sekedar panggung hiburan, tetapi juga merupakan ruang interaksi budaya yang menyatukan antar bangsa.

Baca Juga :  Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Industri Banten

“Ini mencerminkan bahwa Kota Cilegon merupakan daerah yang sangat terbuka dengan peradaban lain,” katanya.

Andra Soni meyakini, kegiatan seperti itu akan membangun sebuah kepercayaan Kota Cilegon ke depan dan akan semakin maju.

“Apalagi saat ini dipimpin oleh seorang kepala daerah yang energik, muda, dan penuh semangat,” paparnya.

Selain itu, Kota Cilegon juga dianugerahi Sumber Daya Alam (SDA) yang luar biasa berupa laut yang dalam dan natural.

Sehingga banyak kapal-kapal besar yang bersandar. Maka dari itu Kota Cilegon dikenal sebagai Kota Pelabuhan.

“Saya yakin, dengan kolaborasi yang kuat para pemangku kepentingan, Kota Cilegon ini akan semakin maju,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wagub Dimyati : PGRI Harus Jadi Benteng Guru

Pada kesempatan itu, Gubernur Andra Soni juga melakukan launching Hari Golok atau Golok Day untuk memperingati dan mengingatkan akan kelestarian Kebudayaan Golok di Kota Cilegon.

Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, festival itu merupakan komitmen dirinya bersama Wakil Wali Kota Cilegon untuk bisa memberikan dan melestarikan budaya di Kota Cilegon

Robinsar meyakini masyarakat Cilegon adalah masyarakat yang berbudaya, mengedepankan sopan santun, serta kejujuran.

Sehingga, ketika bicara budaya, tidak hanya sekedar tari dan musik, tapi identitas jati diri suatu daerah. (ian/mas/dam)

Berita Terkait

Festival Cisadane 2026, Destinasi Favorit Berburu Kuliner dan Belanja UMKM
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Hadirkan Atraksi Budaya dan Panggung Hiburan
Kontingen Kota Tangerang Raih Predikat Penampil Terbaik di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII
Parade Wastra Angkat Budaya dan Ekraf Banten
Wagub Dimyati Ajak Anak-anak Hidupi Nilai Pancasila
Festival Al-A’zhom 2026 Resmi Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Pelepasan Siswa TK Melati Indah Cipondoh Makmur Berlangsung Haru dan Penuh Kebahagiaan
Tradisi Bedug Bergema di Pandeglang
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Festival Cisadane 2026, Destinasi Favorit Berburu Kuliner dan Belanja UMKM

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:25 WIB

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Hadirkan Atraksi Budaya dan Panggung Hiburan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:20 WIB

Kontingen Kota Tangerang Raih Predikat Penampil Terbaik di Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:53 WIB

Parade Wastra Angkat Budaya dan Ekraf Banten

Senin, 22 Juni 2026 - 10:26 WIB

Wagub Dimyati Ajak Anak-anak Hidupi Nilai Pancasila

Berita Terbaru

Tangerang Selatan

Cegah Praktik Ilegal, Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI

Jumat, 17 Jul 2026 - 11:21 WIB