Bantenraya.co | TANGERANG
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) pengangkatan Kepala Puskesmas Tangerang di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Penyerahan SK tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (19/1/2026).
Penyerahan SK ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan dasar. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di Puskesmas. Dengan langkah ini, pemerintah berharap masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Arahan Bupati kepada Kepala Puskesmas
Dalam arahannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meminta para Kepala Puskesmas menjalankan amanah dengan rasa syukur dan tanggung jawab. Selain itu, ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, profesional, penuh empati, serta berintegritas.
“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Layani dengan hati, ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas. Jangan sampai masyarakat datang ke Puskesmas justru merasa tidak dilayani dengan baik,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Bahkan, pelayanan yang manusiawi juga mencerminkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Puskesmas sebagai Garda Terdepan
Bupati Tangerang menegaskan bahwa Puskesmas menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan pemerintah. Di tempat itulah pemerintah hadir dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Oleh karena itu, ia menilai tugas Kepala Puskesmas sangat strategis. Dengan demikian, setiap Kepala Puskesmas harus memahami bahwa amanah tersebut mengandung tanggung jawab besar.
“Tugas Kepala Puskesmas bukan tugas ringan. Tugas ini merupakan amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab besar,” ujarnya.
Kolaborasi Menentukan Keberhasilan Program
Selanjutnya, Bupati Tangerang meminta para Kepala Puskesmas segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Selain itu, ia mendorong mereka membangun kerja sama dengan tenaga kesehatan, kader, pemerintah kecamatan, desa, serta lintas sektor lainnya.
Menurutnya, program kesehatan tidak dapat berjalan optimal jika hanya dikerjakan satu pihak. Sebaliknya, keberhasilan program membutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat.
“Program kesehatan tidak bisa dikerjakan sendiri. Oleh karena itu, kolaborasi dan sinergi lintas sektor menjadi kunci,” katanya.
Disiplin dan Integritas ASN Kesehatan
Selain meningkatkan pelayanan, Bupati Tangerang juga mengingatkan seluruh Kepala Puskesmas untuk mematuhi peraturan perundang-undangan. Ia meminta mereka menjaga disiplin dan etika dalam menjalankan tugas.
Dengan sikap tersebut, Kepala Puskesmas dapat menjaga nama baik pribadi, institusi, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pada akhirnya, integritas ASN akan memperkuat kepercayaan publik.
“Tunjukkan bahwa ASN kesehatan di Kabupaten Tangerang adalah ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tambahnya.
Harapan bagi Pelayanan Kesehatan Daerah
Di akhir sambutan, Bupati Tangerang berharap para Kepala Puskesmas mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar. Selain itu, ia mendorong dukungan terhadap program prioritas kesehatan daerah.
“Saya ucapkan selamat bertugas. Jalankan amanah ini dengan dedikasi dan tanggung jawab. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kelancaran kepada kita semua,” pungkasnya. (dam)







