bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC) dengan mendorong masyarakat melakukan skrining mandiri secara online.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot dalam meningkatkan kesadaran sekaligus mempercepat deteksi dini kasus TBC di tengah masyarakat Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa masyarakat kini dapat melakukan pemeriksaan awal secara mandiri melalui laman resmi yang telah disediakan pemerintah.
“Skrining ini dilakukan dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang dirancang untuk mengidentifikasi gejala maupun faktor risiko TBC,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia mengimbau masyarakat untuk mengisi data dengan jujur sesuai kondisi yang dirasakan agar hasil skrining dapat memberikan gambaran yang akurat sebagai dasar tindak lanjut.
“Melalui platform ini, masyarakat bisa lebih cepat mengenali potensi gejala TBC tanpa harus langsung datang ke fasilitas kesehatan. Ini menjadi langkah awal yang penting dalam pencegahan dan pengendalian TBC,” tambahnya.
Dengan adanya layanan skrining berbasis digital tersebut, diharapkan angka penemuan kasus TBC dapat meningkat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Adapun tahapan skrining mandiri yang dapat dilakukan masyarakat, yakni mengakses laman resmi, mengisi data diri dan lokasi, menjawab pertanyaan skrining, hingga menunggu hasil pemeriksaan secara sistem.
Jika hasil menunjukkan terduga TBC, maka puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat akan melakukan tindak lanjut melalui pemeriksaan lanjutan, seperti tes mantoux dan pemeriksaan medis lainnya sesuai kebutuhan.
Pemkot Tangerang berharap inovasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan sekaligus menekan penyebaran TBC melalui deteksi dini yang lebih masif. (wil/dam)







