Bantenraya.co | LEBAK
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Lebak pada tahun 2026 memfokuskan program kerjanya pada penguatan pembinaan atlet, khususnya atlet pelajar yang akan dipersiapkan mengikuti berbagai turnamen dan event olahraga di luar daerah.
Penguatan pembinaan tersebut dilaksanakan melalui program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) yang ditujukan bagi atlet berstatus pelajar, sebagai langkah strategis untuk mencetak atlet berprestasi sejak usia dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Lebak, Ahmad Faozi, mengatakan bahwa program PPLPD menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan kualitas atlet pelajar agar mampu bersaing di tingkat Provinsi Banten maupun jenjang yang lebih tinggi.
“Pada tahun 2026 ini kami memang lebih fokus pada penguatan pembinaan atlet, terutama atlet pelajar yang akan mengikuti berbagai event olahraga di tingkat Provinsi Banten,” ujar Ahmad Faozi di Rangkasbitung, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat sejumlah agenda olahraga tingkat Provinsi Banten yang perlu dipersiapkan secara matang oleh Kabupaten Lebak. Agenda tersebut antara lain Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov), Pekan Olahraga Tradisional Daerah (Potrada) khusus pelajar, serta Festival Olahraga Provinsi (Forprov).
Menurut Faozi, pelaksanaan pembinaan atlet juga harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, mengingat saat ini masih diberlakukan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada sejumlah program.
“Penguatan pembinaan atlet kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran. Saat ini masih ada kebijakan efisiensi sehingga berdampak pada pengurangan biaya dan berimbas pada penyesuaian kegiatan latihan,” katanya.
Meski demikian, Dispora Kabupaten Lebak memastikan pembinaan atlet tetap berjalan dan tidak terhenti. Dalam kondisi keterbatasan anggaran, Dispora mengambil langkah strategis dengan memprioritaskan pembinaan pada cabang olahraga (cabor) yang dinilai memiliki potensi serta rekam jejak prestasi yang baik.
“Kami memprioritaskan pembinaan pada cabang olahraga yang selama ini terbukti menyumbangkan medali bagi Kabupaten Lebak,” jelas Faozi.
Adapun cabang olahraga prioritas tersebut meliputi pencak silat, renang, atletik, arung jeram, kempo, taekwondo, dan dayung. Cabang-cabang olahraga tersebut dinilai memiliki atlet yang konsisten berprestasi dan berpeluang besar kembali menyumbangkan medali pada berbagai ajang olahraga tingkat provinsi.
Melalui program PPLPD dan fokus pembinaan pada cabang olahraga unggulan, Dispora Kabupaten Lebak berharap prestasi olahraga daerah dapat terus meningkat meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
“Harapan kami, dengan pembinaan yang terarah dan fokus, atlet-atlet Lebak tetap mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai event olahraga,” pungkas Ahmad Faozi. (eem/dam)







