Bantenraya.co | TANGERANG
DPRD Kota Tangerang menegaskan pentingnya evaluasi rutin dan standarisasi terukur terhadap Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) guna menjaga kualitas kebersihan, higienitas, serta kelengkapan fasilitas dapur. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat di wilayah Kota Tangerang.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto, menyampaikan bahwa SPPG yang memenuhi standar kebersihan, higienitas, dan fasilitas memadai merupakan fondasi utama dalam penyediaan layanan gizi yang aman dan berkualitas bagi penerima manfaat, khususnya pelajar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“SPPG yang memenuhi standar kebersihan, higienitas, dan kelengkapan fasilitas merupakan kunci keberhasilan program MBG. Kualitas layanan gizi ini berdampak langsung pada kesehatan penerima manfaat,” ujar Turidi dalam keterangannya, Minggu (8/2).
Menurutnya, evaluasi SPPG secara berkala harus menjadi agenda tetap agar seluruh dapur mitra MBG dapat beroperasi sesuai standar yang ditetapkan. DPRD Kota Tangerang juga mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk memperkuat koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN), khususnya dalam mekanisme evaluasi dan standarisasi operasional dapur.
“Koordinasi dengan BGN penting untuk memastikan kualitas layanan serta pemerataan manfaat program MBG benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
DPRD menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai target. Turidi berharap cakupan layanan MBG di Kota Tangerang dapat terus diperluas hingga mendekati 100 persen, sehingga seluruh pelajar sebagai penerima manfaat utama dapat terlayani secara merata.
Salah satu contoh implementasi program MBG adalah SPPG Kunciran Jaya, yang kini menjadi SPPG ke-48 di Kota Tangerang. Fasilitas ini melayani enam sekolah di wilayah Kelurahan Kunciran, Kunciran Jaya, dan Panunggangan, dengan kapasitas sekitar 2.800 penerima manfaat.
Pemilik Dapur SPPG Kunciran Jaya, Ristiaji Ari Wibowo, menyatakan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi motivasi besar bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terlibat aktif dalam menyukseskan program nasional MBG.
“Dukungan pemerintah daerah memberi semangat bagi kami untuk berkontribusi dalam menyukseskan program MBG,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan seluruh proses operasional dapur MBG di wilayahnya berjalan sesuai standar, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan pangan, hingga sistem distribusi makanan kepada penerima manfaat.
“Hadirnya SPPG di tingkat kelurahan memastikan layanan gizi dapat dirasakan lebih cepat dan merata oleh masyarakat. Pengelolaannya harus profesional dan mengutamakan higienitas, karena ini menyangkut kesehatan warga,” kata Sachrudin.(hab)







