bantenraya.co | JAKARTA
Forum Komunikasi Jasa Konstruksi Indonesia (FKJKI) membentuk tim perumus yang akan menjalani tugas menyusun sejumlah rekomendasi dan solusi terhadap permasalahan di industri jasa konstruksi di tengah pemangkasan anggaran di berbagai kementerian dan lembaga (K/L).
Ketua FKJKI Andi Rukman N. Karumpa mengatakan, hasil ini nantinya akan direkomendasi kepada pemerintha. Kemudian, ia meminta audiensi dengan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dan menteri di bawah koordinasinya membahas tantangan infrastruktur yang dihadapi para pengusaha konstruksi.
Selain itu juga, pihaknya mengajukan audiensi dengan Komisi V DPR RI guna menyampaikan aspirasi dan tantangan yang dihadapi sektor jasa konstruksi di Indonesia.
“Diharapkan tim ini dapat menghadirkan langkah konkret dalam mengatasi berbagai kendala yang selama ini memberatkan para pelaku usaha di sektor tersebut,” ujarnya, dikutip detikcom, Senin (24/2).
Ia menyampaikan isu yang menjadi perhatian di sektor jasa konstruksi adanya pemangkasan anggaran infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pihaknya mendukung pemerintah dan berterima kasih kepada telah mendengarkan aspirasi yang sebelumnya disampaikan oleh FKJKI melalui berbagai kesempatan sehingga anggaran infrastruktur mendapat kelonggaran kenaikan dari Rp 29,57 triliun menjadi Rp 50,48 triliun.(jr)








