Gubernur Banten Andra Soni : Pemprov dan TNUK Lakukan Translokasi Dua Badak Jawa

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN | Bantenraya.co Gubernur Banten Andra Soni mendukung pemindahan atau translokasi dua Badak Jawa dari Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) ke Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) untuk keperluan konservasi dan pengembangbiakan (breeding, red). Dengan luas sekitar 40 hektar, lokasi JRSCA berdekatan dengan TNUK yakni di Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. “Pelestarian alam, termasuk perlindungan satwa endemik seperti Badak Jawa, adalah komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat,” tegas Andra Soni saat menerima Kunjungan Jajaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama Balai Besar Taman Nasional Ujung Kulon (BBTNUK), Balai Besar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BBTNGHS), Balai Perhutanan Sosial, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bogor, Perum Perhutani KPH Banten, dan Dakum Kementrian Kehutanan.di Gedung Negara Provinsi Banten, Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Jumat (13/6/2025).
Baca Juga :  Lurah di Kota Tangerang Diberi Pelatihan Soal Pertanahan
“Provinsi Banten memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Kita harus jaga bersama. Badak Jawa bukan hanya ikon konservasi nasional, tapi juga warisan dunia. Translokasi ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap masa depan lingkungan dan generasi yang akan datang,” tambahnya. Andra Soni menekankan pentingnya kebersamaan lintas instansi dalam mendukung program konservasi, serta mengajak masyarakat untuk ikut serta menjaga kelestarian alam. Selain itu, dirinya juga melihat potensi ekonomi dari pelestarian ini. disebutkan bahwa dengan meningkatnya perhatian nasional dan internasional terhadap Badak Jawa, kawasan Ujung Kulon berpeluang menjadi destinasi wisata konservasi yang membanggakan. “Ini bukan hanya soal pelestarian, tapi juga peluang. Wisata berbasis konservasi bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal,” jelas Andra Soni.
Kepala Balai Besar TNUK Ardi Andono menjelaskan bahwa dua badak jawa yang akan ditranslokasi adalah Musofa (jantan) dan Desi Ratnasari (betina). Keduanya memiliki kondisi genetika terbaik di antara 87 badak jawa yang tersisa di Ujung Kulon dan 22 Badak Jawa yg Mandul.
Baca Juga :  Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor
Translokasi akan dilakukan ke kawasan konservasi khusus di Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA), yang berlokasi di Ujung Jaya, Kecamatan Sumur. Di sana, keduanya akan ditempatkan di dalam pedok atau kandang seluas 40 hektar untuk proses breeding (pengembangbiakan) yang terencana. “Kalau kita tidak melakukan upaya konservasi seperti ini, dengan kualitas DNA yang terus menurun, para ahli memprediksi populasi Badak Jawa bisa punah dalam waktu 40 tahun ke depan,” kata Ardi. Sebagai informasi Nama Desi sendiri pada badak Jawa berjenis kelamin betina ini dipilih sebagai penghormatan terhadap Desy Ratnasari, yang pernah menjadi Duta Badak Indonesia.(hmi)

Berita Terkait

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang
Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur
Wagub Banten Dorong Harmoni Buruh dan Pengusaha
Jamaah Calhaj Kota Tangerang Diberangkatkan mulai 22 April 2026
40 Personel BPBD Diterjunkan Padamkan Kebakaran Limbah
WN Inggris Ngamuk di Petshop Ciputat Ogah Bayar Titip jasa Kucing dan Terancam Deportasi
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:45 WIB

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 April 2026 - 15:44 WIB

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 April 2026 - 15:35 WIB

Jamaah Calhaj Kota Tangerang Diberangkatkan mulai 22 April 2026

Berita Terbaru

headline

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:45 WIB

headline

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:44 WIB

Banten Raya

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:42 WIB

headline

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:40 WIB