Jaga Pertumbuhan Ekonomi Banten, BI Banten Siapkan Sejumlah Strategi

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGERANG 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Taklimat Media bertema “Menjaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi Banten Melalui Sinergi Moneter, Fiskal dan Sektor Keuangan” pada Kamis, 12 Februari 2026 bertempat di Jalarasa, The Breeze BSD, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini menjadi forum strategis komunikasi kebijakan antara Bank Indonesia, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Banten, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten, serta insan media di wilayah Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taklmat Media dipimpin oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, dan menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Banten, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten. Kehadiran lintas otoritas ini menjadi wujud konkret policy coordination framework di daerah, dalam rangka memastikan harmonisasi bauran kebijakan, penguatan stabilitas sistem keuangan, serta akselerasi pertumbuhan ekonomi Banten di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Dalam pemaparannya, BI Banten menyampaikan bahwa kinerja perekonomian Banten sepanjang tahun 2025 menunjukkan penguatan yang solid. Secara kumulatif, ekonomi Banten tumbuh sebesar 5,37% (yoy), lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya serta berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga serta akselerasi investasi dan kinerja industri pengolahan.

Baca Juga :  Judol dan Pinjol Merebak di BUMN, Nasuha Hadir Beri Solusi

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tetap menjadi kontributor utama PDRB dengan pangsa lebih dari 53%, didukung oleh meningkatnya keyakinan konsumen, perbaikan kondisi ketenagakerjaan, serta penguatan aktivitas perdagangan pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional dan akhir tahun. Investasi (PMTB) juga tumbuh menguat sebesar 5,15% (yoy), dengan total realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp130,2 triliun atau 109% dari target RKPD, menempatkan Banten sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi keempat secara nasional.

Dari sisi eksternal, kinerja net ekspor tetap tumbuh positif sebesar 11,27% (yoy), didukung oleh ekspor nonmigas yang meningkat 7,59% serta pemulihan ekspor komoditas utama seperti alas kaki dan produk kimia. Hal ini menunjukkan daya saing industri pengolahan Banten yang tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global.

Sementara itu, Kantor Wilayah DJPb Provinsi Banten menyampaikan bahwa kebijakan fiskal regional berperan sebagai shock absorber dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Realisasi belanja negara di wilayah Banten mencapai Rp27,90 triliun atau 96,28% dari pagu, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, penguatan SDM, serta perlindungan sosial untuk menjaga daya beli Masyarakat. Transfer ke Daerah (TKD) juga terealisasi sebesar Rp18,72 triliun dan tumbuh 4,72% (yoy), mendukung kemandirian fiskal daerah.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-33 Kota Tangerang, Pemkot Luncurkan Program Diskon PBB dan BPHTB

Dari sisi sektor keuangan, OJK Provinsi Banten melaporkan bahwa intermediasi perbankan tetap tumbuh positif. Kredit bank umum mencapai Rp220,06 triliun pada Desember 2025 dengan pertumbuhan 3,32% (yoy), sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 5,45% (yoy). Profil risiko perbankan tetap terjaga dengan NPL Gross bank umum sebesar 3,05%. Peningkatan jumlah investor pasar modal dan nilai transaksi saham juga mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi daerah.

Forum Taklimat Media ini menegaskan pentingnya konvergensi tiga pilar kebijakan, yaitu moneter (Bank Indonesia), fiskal (Kementerian Keuangan), dan sektor jasa keuangan (OJK), dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat sistem keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi komunikasi yang selaras kepada publik juga dinilai krusial untuk mengelola ekspektasi inflasi dan menjaga optimisme pelaku usaha.

Ke depan, dengan bauran kebijakan yang terkoordinasi serta dukungan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi yang kredibel dan edukatif, momentum pertumbuhan ekonomi Banten diharapkan tetap terjaga dan semakin kuat pada tahun 2026. (Hed/Wil).

Berita Terkait

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Tak Ikut WFH, Dishub Tangerang Pastikan Transportasi Tetap Lancar
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Senin, 20 April 2026 - 14:04 WIB

Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan

Berita Terbaru

headline

Maryono: Pemkot Siap All Out Dukung Program Pusat

Selasa, 21 Apr 2026 - 19:00 WIB

headline

Generasi Qur’ani Tumbuh, STQ Neglasari 2026 Berjalan Sukses

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:56 WIB