Korban Kejahatan Asusila di Panti Asuhan Kota Tangerang Dipulangkan dari RPS

Senin, 14 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Kasus kejahatan asusila terhadap anak di panti asuhan di wilayah Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, terus mendapat perhatian serius.

Sebanyak sembilan dari 13 anak yang sebelumnya dipindahkan ke Rumah Perlindungan Sosial (RPS), Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang kini telah dipulangkan ke keluarganya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani, menyampaikan bahwa pemulangan tersebut dilakukan dengan pengawasan Polres Metro Tangerang Kota.

“Pemulangan anak-anak dilakukan bertahap dengan tujuan ke beberapa kota dan kabupaten. Tujuh anak dijemput langsung oleh orang tuanya, sedangkan dua lainnya diantar dan dikawal oleh Dinsos hingga ke rumah tujuan,” jelas Mulyani, Senin (14/10/2024).

Baca Juga :  Momentum Isra Mi’raj, Pj Walikota Berbagai Kebahagiaan Bersama Anak Yatim

Empat anak lainnya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Polres Metro Tangerang.

“Keempat anak ini tidak memiliki orang tua, sehingga kemungkinan akan dipindahkan ke Sentra Mulya Jaya Jakarta atau tempat aman lainnya yang telah dipersiapkan,” tambah Mulyani, seraya memastikan seluruh kebutuhan anak-anak, baik kesehatan, kebersihan, maupun pemulihan psikologis, terpenuhi selama berada di RPS.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan bahwa pemulangan anak-anak dilakukan dengan pendampingan profesional.

Baca Juga :  Penghujung Masa Jabatan, Walikota Tangerang Lantik 64 Pegawai

“Kami melibatkan tim kesehatan dan psikolog untuk memastikan pemulihan mental mereka berjalan baik. DP3AP2KB juga berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) di daerah asal anak-anak tersebut untuk pemantauan berkelanjutan,” tutur Tihar.

Ia menegaskan Pemkot Tangerang akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan para pelaku mendapat hukuman.

“Kami juga membuka hotline aduan 24 jam untuk melaporkan segala bentuk kekerasan terhadap anak dan perempuan,” tuturnya. (*)

Penulis : Ali

Editor : Chan

Berita Terkait

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD
Pemkot Tangerang Pastikan Proses Verifikasi Pra SPMB 2026 Berjalan Lancar
Idul Adha 1447 H, LAN Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan Melalui Berqurban
Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara
PT Starkleen Cari Kandidat Berkualitas Lewat Seleksi Ketat di Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Program OJT Bersertifikat BNSP
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Pemkot Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Iduladha sebagai Penguat Empati Sosial
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:05 WIB

Idul Adha 1447 H, LAN Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan Melalui Berqurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:54 WIB

Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

PT Starkleen Cari Kandidat Berkualitas Lewat Seleksi Ketat di Kota Tangerang

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:40 WIB

Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Program OJT Bersertifikat BNSP

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB