Kritisi Pembangunan di Tangerang Raya

Jumat, 6 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunikolog Politik dan Kebijakan Publik, Tamil Selvan, menjadi pembicara Kepemimpinan Kepala Daerah Tangerang Raya, Jumat (6/10/2023).

Komunikolog Politik dan Kebijakan Publik, Tamil Selvan, menjadi pembicara Kepemimpinan Kepala Daerah Tangerang Raya, Jumat (6/10/2023).

bantenraya.co | TANGERANG 

Kepemimpinan Kepala Daerah di wilayah Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang selama 10 tahun terakhir menarik dicermati dan dianalisa. Apalagi menjelang Pemilu dan Pilkada 2024 dan Pilkada November 2024.

Pasalnya, dari isu kebijakan dan output yang dihasilkan menjadi bahan evaluasi untuk suksesi kepemimpinan mendatang. Intinya Publik harus mendapat pencerahan yang edukatif dan menyerahkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kajian Politik Nasional (KPN) bekerjasama dengan Perkumpulan insan pers Tangerang Raya yang tergabung dalam Balai Media Center (BMC), serta Fraksi Teras menggelar diskusi dengan tema “Menakar Satu Dasawarsa Kepemimpinan Tangerang Raya”. Diskusi perdana digelar di Loteng Cafe, Kota Tangerang, Jumat (6/10/2023).

Dalam diskusi pertama, mengangkat tema infrastruktur dan transparansi anggaran menghadirkan Komunikolog Politik dan Kebijakan Publik, Tamil Selvan dan aktivis Tangerang Raya, Saiful Basri.
Dalam paparannya Tamil mengatakan, konteks infrastruktur di wilayah Tangerang Raya, dirinya melihat hanya Arif Wismansyah yang berusaha menjembatani kemajuan wilayah yang dikuasai oleh pengembang dan non pengembang untuk mereduksi kesenjangan sosial.

Baca Juga :  Wakapolres "Plototin" Uji Emisi Mobil Dinas

“Contohnya dengan menghadirkan Bus Tayo dan angkutan pemda lainnya, itu adalah kebijakan yang dilakukan guna mereduksi kesenjangan sosial yang ada. Terlepas dari baik buruknya, saya cukup mengapresiasi langkah tersebut,” ungkap Akademisi Universitas Dian Nusantara ini.

Kendati demikian Kang Tamil panggilan akrabnya, mengkritik keras perilaku kaku pejabat publik di Kota Tangerang terhadap keterbukaan informasi publik yang ada.

“Banyak teman-teman pers mengeluh kepada saya tentang informasi publik di Tangerang Raya, saya bingung, apa sih yang mau ditutupin? Ini menjadi PR besar bagi pemda Tangerang Raya,” tandasnya.
Kang Tamil menambahkan, jika pengaruh pengembang kawasan hunian dan sentuhan swasta dihilangkan dari Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, maka Kota Tangerang yang dinilai sebagai wilayah yang akan terlihat pembangunannya.

Baca Juga :  Walikota Tangerang "Sentil" Kontraktor Soal Sport Center

“Saya kira yang bertahan paling lama itu Kota Tangerang, karena memang kebijakannya bersifat menyeluruh, contohnya membayarkan BPJS warga, bedah rumah yang diapresiasi pemerintah pusat dengan mendapat alokasi banyak, beasiswa masif, saya kira itu kebijakan yang cukup baik,” paparnya.
Disisi lain, Aktivis Tangerang Raya Saiful Basri mengatakan, bahwa transparansi anggaran di Tangerang Raya masih menjadi sesuatu yang rumit untuk di akses.

“Kita sebagai warga negara, ingin melihat apakah pembangunan yang dilakukan itu susah sesuai dengan keinginan warga atau justru hanya keinginan pejabat semata,” tandasnya.

Sebagai pemantik dan moderator Direktur Eksekutif KPN, Adib Miftahul. Adib mengutarakan diskusi ini sebagai tanggung jawab sosial kaum pers, akademisi dan civil society untuk berkontribusi dan memberikan masukan, agar pemda Tangerang Raya selalu menghadirkan kebijakan yang memprioritaskan kemaslahatan bagi rakyat. (*)

Penulis : rls/mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Masyarakat Diajak Sukseskan CFD
Maju Pilkada 2024 Kota Tangerang, Helmy Halim Ambil Formulir di DPC PDI Perjuangan
Resmi Mendaftarkan Diri Jadi Cawalkot, Tim Pemenangan Helmy Halim Ngeliwet Bersama
Driver Lalamove Merasa Dirugikan oleh Jolee Furniture: Ketidakjelasan Pembayaran Menyebabkan Kontroversi
Kesbangpol Kota Tangerang Verifikasi Sekretariat LAN Kota Tangerang
Baliho SIAP SIAP Tangerang Satu Helmy Halim Tersebar di 13 Kecamatan
M. Agus Mulyana Nahkodai HIPMI Tangerang Periode 2024 – 2027
Pemilu 2024, Ini Deretan Pejabat yang Kena ‘Semprit’ Bawaslu Kota Tangerang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Mei 2024 - 12:41 WIB

Masyarakat Diajak Sukseskan CFD

Selasa, 23 April 2024 - 10:30 WIB

Maju Pilkada 2024 Kota Tangerang, Helmy Halim Ambil Formulir di DPC PDI Perjuangan

Minggu, 21 April 2024 - 17:28 WIB

Resmi Mendaftarkan Diri Jadi Cawalkot, Tim Pemenangan Helmy Halim Ngeliwet Bersama

Senin, 25 Maret 2024 - 11:20 WIB

Driver Lalamove Merasa Dirugikan oleh Jolee Furniture: Ketidakjelasan Pembayaran Menyebabkan Kontroversi

Senin, 18 Maret 2024 - 20:57 WIB

Kesbangpol Kota Tangerang Verifikasi Sekretariat LAN Kota Tangerang

Selasa, 12 Maret 2024 - 11:05 WIB

Baliho SIAP SIAP Tangerang Satu Helmy Halim Tersebar di 13 Kecamatan

Jumat, 8 Maret 2024 - 01:43 WIB

M. Agus Mulyana Nahkodai HIPMI Tangerang Periode 2024 – 2027

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:26 WIB

Pemilu 2024, Ini Deretan Pejabat yang Kena ‘Semprit’ Bawaslu Kota Tangerang

Berita Terbaru

Banten Raya

Dibanggakan PPP, Airin Programkan Santri Inovator

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:33 WIB

Trend Seleb

Wina Natalia Gugat Cerai Musisi Anji

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:19 WIB

Metro

Kejari Kota Tangerang Musnahkan Barbuk dari 216 Perkara

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:16 WIB