Lebak Janjikan Industri Hijau dan Ramah Lingkungan

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Yadi Gunawan mengatakan, selama ini Kabupaten Lebak kondisi alamnya masih hijau dan asri, sehingga tidak boleh ada industri yang bisa menimbulkan kerusakan lingkungan.

Pihaknya mengutamakan investasi hijau dan berwawasan lingkungan dan dapat melakukan pengurangan polusi, bahan bakar fosil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira investasi hijau dan ramah lingkungan dapat memberikan dampak positif terhadap pelestarian alam,” kata Yadi, Senin (23/12/2024).

Yadi menyebutkan, pihaknya tidak hanya fokus mengenai aspek hijau, namun kegiatan investasi ini juga memperhatikan faktor sosial dan tata kelola atau environmental, social, and governance (ESG).

Baca Juga :  Usai Ikuti Coaching, Lurah Salembaran Jaya Langsung Terapkan ke Staf

Dengan demikian, investasi berwawasan lingkungan mampu memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat setempat secara berkelanjutan.

“Kami mengutamakan investasi berwawasan lingkungan sesuai dengan kondisi Lebak sebagai daerah penghijauan,” katanya.

Para investor yang akan membuka usahanya di Kabupaten Lebak juga harus menerapkan investasi hijau dan ramah lingkungan sehingga bisa menjamin kelestarian alam, terlebih pemerintah daerah mengembangkan wisata Geopark Bayah Dome.

Untuk itu, para investasi tentu diutamakan yang bergerak di bidang pengelolaan perkebunan, perikanan dan pertanian.

Sementara itu, Abis Suhendi, Asisten Daerah (Asda) ll Bidang Pembangunan dan Ekonomi menjanjikan kawasan industri hijau dan ramah lingkungan bagi investor yang menanamkan modalnya di daerah itu.

Baca Juga :  AHY Resmi Menjadi Menteri ATR/BPN Seusai Dilantik Jokowi

“Kita akan menolak jika investor tidak memiliki komitmen industri hijau dan ramah lingkungan,” kata Ajis.

Kata Ajis, pemerintah Kabupaten Lebak menyediakan lahan seluas 10.000 hektare untuk kawasan industri sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Kawasan industri tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Cikulur, Cileles, Warunggunung, Curugbitung, dan Cibadak, sehingga dipastikan menyerap ribuan tenaga kerja bagi masyarakat setempat.

Pertumbuhan kawasan industri tersebut seiring beroperasi proyek nasional, seperti Jalan Tol Serang – Panimbang, Kereta Rel Listrik (KRL), termasuk Stasiun Ultimate Rangkasbitung, dan Bendungan Karian.

Pihaknya meyakini Lebak akan dibanjiri investor baik PMDN maupun PMA yang membuka industri hijau dan ramah lingkungan. (*)

Penulis : Jat

Editor : Chan

Berita Terkait

Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton
Polres Lebak Hadirkan Layanan Perpanjangan SIM Online
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:57 WIB

Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:33 WIB

Polres Lebak Hadirkan Layanan Perpanjangan SIM Online

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Senin, 4 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Perluas Akses Layanan Publik, Gerai Samsat Cipondoh Resmi Beroperasi

Kamis, 25 Jun 2026 - 10:37 WIB