Pedagang dan Pembeli Mengeluh Harga Kebutuhan Pokok Melonjak

Jumat, 20 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Badak Pandeglang mengalami kenaikan signifikan. Kondisi ini dikeluhkan oleh pedagang dan pembeli karena berdampak langsung pada omzet dan daya beli masyarakat.

Rosidi, salah seorang pedagang, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak satu pekan terakhir. Ia menyebutkan tiga komoditas utama yang mengalami lonjakan harga, yaitu minyak goreng curah, minyak goreng kemasan, dan telur ayam boiler.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minyak goreng merek Kita sekarang saya jual Rp19 ribu per liter, padahal sebelumnya hanya Rp16.900 per liter. Untuk minyak curah dari Rp16 ribu naik jadi Rp18 ribu per liter. Penjualan juga menurun drastis, dari biasanya 8 hingga 10 dus per hari, sekarang paling 3 sampai 5 dus,” ujar Rosidi, Kamis (19/12/2024).

Baca Juga :  PWI Bertekad Mengawal Pemberitaan Berkualitas dan Berimbang, Jokowi Minta Wartawan Patuhi Kode Etik Jurnalistik

Kenaikan harga telur ayam juga tidak kalah signifikan. Harga telur yang sebelumnya Rp27 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp32 ribu per kilogram.

Di sisi lain, Yuni, salah seorang pembeli, mengaku keberatan dengan kondisi tersebut. Ia harus mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan dengan anggaran rumah tangga.

Baca Juga :  Menteri PKP Puji Bedah Rumah Pemkab Tangerang

“Biasanya saya beli minyak 2 liter, sekarang cuma bisa 1 liter. Kenaikan harga seperti ini sangat memberatkan, apalagi untuk masyarakat dengan penghasilan pas-pasan seperti saya. Harapan saya, pemerintah bisa segera mengendalikan harga,” ungkap Yuni.

Peningkatan harga kebutuhan pokok menjelang Nataru bukan fenomena baru. Namun, masyarakat berharap pemerintah daerah dan pusat segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini agar tidak semakin memberatkan warga, terutama dari kalangan menengah ke bawah. (ian/BN/ris)

Berita Terkait

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD
Strategi Jitu Dinsos ,Mengantisipasi ASN ke Luar Kota .
Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah
Petugas Damkar Pinang Diduga Dianiaya, BPBD Fokus Pulihkan Kondisi Korban
Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun
Daftar Lokasi Urus Dokumen Kependudukan di Kota Tangerang
Kabar Baik! Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kota Tangerang
Kelurahan Larangan Selatan Monitor Progres Bedah Rumah di Dua Lokasi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:38 WIB

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD

Selasa, 14 April 2026 - 13:22 WIB

Strategi Jitu Dinsos ,Mengantisipasi ASN ke Luar Kota .

Senin, 13 April 2026 - 16:23 WIB

Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Petugas Damkar Pinang Diduga Dianiaya, BPBD Fokus Pulihkan Kondisi Korban

Rabu, 8 April 2026 - 15:08 WIB

Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Berita Terbaru

headline

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:45 WIB

headline

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:44 WIB

Banten Raya

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:42 WIB

headline

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:40 WIB