bantenraya.co | PANDEGLANG
Sejumlah pedagang pakaian di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang mengeluhkan kondisi atap pasar karena sebagian kondisi atap kios pasar bocor saat turun hujan.
Kebocoran atap pasar tersebut di duga tidak ada pemeliharaan dari Dinas terkait yakni Disperindag kabupaten Pandeglang
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehingga tidak sedikit kios itu atapnya bocor yang mengakibatkan air masuk ke dalam kios dan membasahi tempat penjual (Pedagang ) saat hujan
Ahyan salah satu pedagang mengaku resah berjualan apabila setiap kali hujan turun, lantaran air hujan yang masuk membuat lantai kios becek hingga membasahi dagangan.
“Apalagi kalau hujan deras arang-barang yang kita jual harus secepat mungkinan di alihkan atau di amankan ketempat lain agar barang yang kita jual tudak kena air hujan,” ungkapnya, Rabu (23/4/25). .
Kondisi tersebut, sambung Ahyan, sangat mengganggu aktivitas berdagang. Ia berharap ada perbaikan agar pedagang merasa nyaman untuk berjualan.
“Apalagih kami berjualan pakaian apabila kehujanan akan mengurangi kualitas jual. Selain mengurangi kualitas jual juga pakaian yang kita jual pakaian baru terlihat bukan pakaian baru,” keluhnya.
“Kebocoran pada kios ini bukan hanya disini melainkan ada beberapa kios di Pasar Badak pandeglang mengalami masalah serupa yakni atap kios bocor,” sambungnya.
Pantauan di lapangan selain tidak ada pemiliharaan gedung pasar (atap kios) di beberapa titik, atap kios terlihat hanya ditambal secara darurat untuk mengurangi masuknya air hujan.
Sementara, Kepala UPT Pasar Badak Pandeglang, Asep Dede, saat di hubungi melalui selullar pribadinya belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. “Untuk urusan kantor silahkan di kantor, saat ini saya sudah di rumah,” paparnya. (ian/dam)







