bantenraya.co | PANDEGLANG
Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) melalui Pasar Tani sebagai upaya pengendalian inflasi serta stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Kegiatan ini telah berlangsung secara rutin setiap hari Selasa sejak tahun 2023.
Sopiyah, S.TP., M.A., dari Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Kabupaten Pandeglang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan di pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gerakan Pangan Murah melalui Pasar Tani ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan menjaga ketersediaan pangan. Selain itu, rencananya kegiatan ini akan diperluas ke beberapa wilayah lain di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya, kemarin.
Dalam pelaksanaannya, SPHP melalui Pasar Tani melibatkan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, Asosiasi Pedagang Pasar Tani (Aspehatan), Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani), Kelompok Wanita Tani (KWT), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta kelompok tani lainnya. DPKP juga berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan masyarakat setempat guna memastikan kelancaran program ini.
GPM dan Pasar Tani semakin diintensifkan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti bulan Ramadan dan Idulfitri 1446 H, guna memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Komoditas yang tersedia dalam SPHP GPM ini meliputi berbagai bahan pangan pokok yang berkontribusi terhadap inflasi (volatile food), antara lain beras, gula konsumsi, bawang putih, bawang merah, daging sapi/kerbau, minyak goreng, cabai rawit merah, cabai merah keriting, telur ayam ras, serta aneka sayuran, buah, dan produk perkebunan seperti gula aren.
Pasar Tani ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di sekitar lokasi pelaksanaan, dalam memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau. (Ian/ris)







