Pemkab Tangerang Dinilai Main Mata, Truk Tanah Beroperasi Siang Hari

Kamis, 19 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk tanah saat beroperasi siang hari melintasi Jalan Raya Balaraja-Kresek, kemarin.

Truk tanah saat beroperasi siang hari melintasi Jalan Raya Balaraja-Kresek, kemarin.

bantenraya.co | TANGERANG

Aliansi Masyarakat Tangerang Barat menyesalkan masih adanya truk tanah yang beroperasi siang hari. Merka menilai, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang masih ragu dalam melindungi pengguna jalan.

Nasrullah, Aliansi Masyarakat Tangerang Barat menjelaskan, Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur pembatasan izin jam operasional truk pengangkut hasil tambang beberapa kali dilakukan perubahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya Perda mengatur jam operasional mobil truk tanah tersebut tertuang pada Perbup Tangerang Nomor 46 Tahun 2018, dan berubah pada tahun 2022 menjadi Perbup Nomor 12 Tahun 2022.

Baca Juga :  24 Lokus jadi Target Penurunan Stunting di Kabupaten Tangerang

Nasrullah mengungkapkan, dalam Pasal 7 Perbup 12 Tahun 2022 tersebut, Dinas Perhubungan bersama instansi terkait wajib melakukan sosialisasi Peraturan Bupati ini.

Dimana, ketentuan Pasal 8 diubah, sehingga berbunyi pengawasan dan penertiban terhadap pelanggaran dilaksanakan secara gabungan oleh Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Kecamatan di wilayah Daerah.

“Jadi siapa yang berhak dalam menerapkan sanksi kepada pelanggar Perbup itu,” terang Nasrullah, Kamis (19/10/2023).
Menurutnya, meskipun Perbup tersebut berubah-ubah, namun sangat disayangkan Perbup tersebut sama sekali tidak dirancang untuk diterapkan sanksinya bagi pelanggar Perbup itu sendiri.

Baca Juga :  Pj Bupati : RPJPD Kabupaten Tangerang Untuk 20 Tahun

“Di dalam Perbup tersebut tidak disebutkan sanksinya,” imbuh warga Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang ini.

Menurut Nasrullah, menumpulnya isi Perbup tersebut ada indikasi bahwa Pemkab Tangerang ada main mata. Namun dirinya tidak ingin berandai-andai. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Sabet 138 Medali, Kontingen Kabupaten Tangerang Masuk Tiga Besar POPDA 2024
Sekda : Pedagang Lama Dapat Prioritas Utama Lapak Pasar Mauk
Di HUT Kecamatan Balaraja ke 143, Sekda Berharap Masyarakat Sejahtera
Davina Karamoy Dapat Peran Menantang
Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal
Raih 64 Medali POPDA XI Banten, Perenang Kabupaten Tangerang Gondol 4 Emas
Sekda Minta ASN Gunakan Produk Lokal Kabupaten Tangerang
Prostitusi Online Michat Sudah Sampai ke Sentul Balaraja
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:14 WIB

Sabet 138 Medali, Kontingen Kabupaten Tangerang Masuk Tiga Besar POPDA 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:57 WIB

Sekda : Pedagang Lama Dapat Prioritas Utama Lapak Pasar Mauk

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:27 WIB

Di HUT Kecamatan Balaraja ke 143, Sekda Berharap Masyarakat Sejahtera

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:38 WIB

Davina Karamoy Dapat Peran Menantang

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:18 WIB

Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:19 WIB

Raih 64 Medali POPDA XI Banten, Perenang Kabupaten Tangerang Gondol 4 Emas

Senin, 10 Juni 2024 - 15:48 WIB

Sekda Minta ASN Gunakan Produk Lokal Kabupaten Tangerang

Minggu, 9 Juni 2024 - 19:20 WIB

Prostitusi Online Michat Sudah Sampai ke Sentul Balaraja

Berita Terbaru

Pilkada 2024

Serahkan 233.302 Berkas Calon Perseorangan, Zul-Lerru Optimis Lolos

Sabtu, 15 Jun 2024 - 09:11 WIB

Kabupaten Tangerang

Sabet 138 Medali, Kontingen Kabupaten Tangerang Masuk Tiga Besar POPDA 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 13:14 WIB

Kabupaten Tangerang

Sekda : Pedagang Lama Dapat Prioritas Utama Lapak Pasar Mauk

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:57 WIB

Hukum & Kriminal

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat

Jumat, 14 Jun 2024 - 10:17 WIB