bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota Tangerang kembali menggelar pengajian bulanan bagi jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang yang kali ini berlangsung di kediaman Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, Kamis malam (21/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Tangerang, Sachrudin, serta jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, pengajian rutin itu juga dimanfaatkan sebagai sarana penguatan mental dan spiritual aparatur sipil negara dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Sachrudin menekankan pentingnya keseimbangan antara kompetensi kerja dan nilai keimanan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik tidak hanya membutuhkan kemampuan dan profesionalisme, tetapi juga harus dilandasi dengan iman dan tanggung jawab moral.
“Pengajian ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keimanan di lingkungan pegawai maupun masyarakat. Kompetensi yang baik harus dibarengi dengan keimanan yang kuat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Tangerang yang tengah berjalan, salah satunya penanganan banjir melalui normalisasi Situ Bulakan di Kecamatan Periuk.
Ia mengatakan, Pemkot Tangerang terus memperkuat kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung penanganan banjir secara lebih optimal.
Selain itu, persoalan persampahan dan infrastruktur juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Menurut Sachrudin, penanganan sampah membutuhkan solusi berkelanjutan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), sementara laporan jalan rusak dari masyarakat terus ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.
Sementara itu, Maryono mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di tengah masyarakat dan tidak mudah terpengaruh kabar bohong atau hoaks.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena dapat memicu keresahan di lingkungan sosial.
Maryono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas Kota Tangerang.
Pengajian bulanan tersebut berlangsung khidmat dengan rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur’an, zikir bersama, serta tausiah agama yang diikuti para peserta hingga akhir acara.







