Penemuan Jasad Wanita dalam Peti Kemas di Tanjung Priok, Polisi: Ada Tanda Kekurangan Oksigen

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

istimewa

istimewa

 

JAKARTA | Bantenraya.co

Kasus kematian seorang wanita yang ditemukan dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (16/1/2024), masih menyisakan banyak tanda tanya. Pihak kepolisian tengah berusaha mengidentifikasi jasad tersebut dan mengungkap penyebab kematian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Iptu I Gusti Ngurah Putu Krishna Narayana, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan awal terlihat adanya tanda-tanda kekurangan oksigen pada jasad wanita berusia sekitar 50-65 tahun tersebut.

“Ditemukan adanya tanda kekurangan oksigen. Mungkin ya, mungkin di dalam kontainer itu,” kata I Gusti saat diwawancara pada Kamis (18/1/2024).

I Gusti menjelaskan bahwa dugaan kekurangan oksigen mungkin disebabkan oleh kurangnya udara dalam kontainer selama periode yang cukup lama. Namun demikian, hal ini masih harus dipastikan melalui proses autopsi yang akan dilakukan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Asah Profesionalisme, Prajurit Makorem 052/Wkr Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan*

“Jadi ketika di dalam kontainer tidak ada udara, ya udah. Tapi nanti untuk intinya, untuk merangkum semua itu harus dibedah mayatnya, dilihat jaringan paru-parunya, barulah kesimpulan keluar. Ini baru awal,” tambahnya.

Proses autopsi direncanakan akan dilakukan pada sore hari, dengan harapan dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang waktu kematian dan kondisi jasad wanita tersebut. Meskipun belum teridentifikasi, diperkirakan usia korban antara 2 hingga 10 minggu tanpa adanya tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga :  Clean The City Banten 2 Lakukan Bersih-Bersih di Danau Cipondoh

Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki asal-usul kontainer dan melacak rekam jejak perjalanan serta kondisi kontainer sebelum berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok. Meskipun belum ada temuan mencurigakan melalui rekaman CCTV, polisi masih terus menggali informasi untuk mengungkap misteri di balik penemuan jasad tersebut.

Ciri-ciri jasad korban yang diperkirakan berjenis kelamin perempuan, berambut keriting panjang, dan berusia antara 50 hingga 55 tahun, semakin menambah misteri di balik kematian tragis ini. Pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mendapatkan jawaban yang memuaskan terkait kejadian ini.(Fj/RMN)

Penulis : il

Berita Terkait

Komplotan Polisi Gadungan Dibekuk
Dua Terduga Curanmor Diamankan Saat Subuh
8 Kunci T Disita, Maling Mobil Box Dibekuk
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Polres Metro Tangerang Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Disita
Polda Metro Jaya Ungkap Uang Palsu di Bogor, Sita 12.191 Lembar
Aksi Curanmor di Pamulang Terungkap
Akal Bulus Pengedar Sabu di Kibin Berakhir di Tangan Polisi
Berita ini 6 kali dibaca
Kasus kematian seorang wanita yang ditemukan dalam peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (16/1/2024), masih menyisakan banyak tanda tanya. Pihak kepolisian tengah berusaha mengidentifikasi jasad tersebut dan mengungkap penyebab kematian.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:22 WIB

Komplotan Polisi Gadungan Dibekuk

Senin, 22 Juni 2026 - 10:08 WIB

Dua Terduga Curanmor Diamankan Saat Subuh

Senin, 15 Juni 2026 - 10:33 WIB

8 Kunci T Disita, Maling Mobil Box Dibekuk

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:28 WIB

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Senin, 6 April 2026 - 11:38 WIB

Polres Metro Tangerang Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, Ribuan Butir Disita

Berita Terbaru