Pengelolaan Sampah di Kabupaten Tangerang Dinilai Semakin Baik

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Isu pengelolaan sampah menarik diulas. Pasalnya, hingga kini belum ada daerah di Indonesia yang benar-benar memiliki pengelolaan sampah yang sempurna.

Terlebih di kota-kota besar, tumpukan sampah menjadi pekerjaan utama. Mengingat tumpukan sampah yang semakin banyak, seiring pertumbuhan jumlah penduduk di daerah tersebut, hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Terstai Institut, Yanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menilai, tantangan pemerintah dalam pengelolaan sampah dinilai perlu mendapatkan dukungan dari semua sektor.

“Untuk menyelesaikan pencemaran sampah, maka penanaman kesadaran perlu dilakukan, minal membuang sampah pada tempatnya,” kata Yanto, mantan Ketua SEMMI Tangereng.

Lebih lanjut, upaya penyadaran itu, perlu dilakukan oleh pihak pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat.

Selain itu, menurutnya sampah yang mencemari lingkungan tidak dapat sepenuhnya menyalahkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Perat Silaturahmi, Senam Sehat Bersama Pensiunan Bank DP Taspen Tangerang

“Pembagian kewenangan sudah jelas dan diatur dalam UU No 18 Tahun 2008, dimana kewenangan desa, kecamatan hingga DLHK Kabupaten Tangerang, tentu kita harus bijak dan patut memahaminya,” lanjut Yanto.

Menurutnya alokasi anggaran yang sangat minim, juga menjadi hambatan dan tantangan pemerintah dalam menangani masalah sampah. Ia membandingan Kabupaten Tangerang dengan daerah tetangga.

“Tumpukan sampah di Kabupaten Tangerang dua kali lebih banyak dari Kota Tangerang,. Namun alokasi anggarannya hanya 0,6 persen dari APBD, sedangkan Kota Tangerang alokasinya mencapai 2 persen dari APBD,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yanto memaparkan, padahal anggaran ideal yang telah ditetapkan dan direkomendasikan kepada Pemerintah Daerah adalah 3 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga :  Kesbangpol Kumpulkan Pelajar SMA Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Namun demikian, Yanto menilai upaya yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang, mencerminkan pengelolaan yang semakin membaik. Dia membandingkan dengan pengelolaan sampah setiap tahunnya.

“Sebelumnya, peta jalan pencegahan dan penanganan sampah hanya berfokus pada hillir dengan berencana membuat PLTSa di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) melalui pihak ketiga, namun sekarang pemerintah berupaya menangani sampah berakhir di tengah (TPS3R) melalui teknologi terbaru,” ujarnya.

Pihaknya mengapresiasi perubahan langkah yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kabersihan Kabupaten Tangerang.

Yanto berharap, seluruh industri dan masyarakat dapat mendukung perubahan tersebut dan ikut serta dalam melakukan pengelolaan sampah di hulu. (*)

Penulis : Mas

Editor : Mas

Berita Terkait

DPRD Kab Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan Krisis Daya Tampung SMP Negeri
Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem
DPRD Apresiasi Pemkab Tangerang
Operasi Ketupat Maung 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Menurun
Peringati Nuzulul Qur’an, Perumdam TKR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bersama Anggota DPR RI Komisi I Fraksi PAN Okta Kumala Dewi di Tigaraksa
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:15 WIB

DPRD Kab Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan Krisis Daya Tampung SMP Negeri

Jumat, 10 April 2026 - 13:19 WIB

Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR

Kamis, 9 April 2026 - 13:34 WIB

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 1 April 2026 - 14:39 WIB

16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:44 WIB

DPRD Apresiasi Pemkab Tangerang

Berita Terbaru

headline

Menurut Maryono, Talenta yang Tepat Tentukan Kinerja

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:19 WIB