PKM Dosen Uhamka Kenalkan Karang Taruna Desa Ciaruteun Ilir Aplikasi Tanaman Lokal

Sabtu, 10 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | BOGOR

Dosen berbagai disiplin ilmu Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (Uhamka), kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Desa Ciaruteun Ilir Kabupaten Bogor melalui Aplikasi Pengenalan Tanaman Potensial berbasis Natural History”.

Kegiatan yang dipimpin Dr. Rizkia Suciati, M.Pd, dosen Pendidikan Biologi ini, juga diikuti oleh Zuhri., M.Kom, dosen Teknik Informatika, dan Andi., M.Pd, dosen Pendidikan Sejarah, serta Ranti An Nisaa., M.Pd. sebagai narasumber materi Etnobotani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan pengabdian ini, tim dosen memperkenalkan konsep dasar aplikasi pengenalan tanaman potensial kepada para Karang Taruna. Aplikasi tersebut dirancang untuk memberikan informasi tentang berbagai jenis tanaman yang memiliki potensi ekonomi dan ekologis di wilayah sekitar.

Rizkia Suciati menjelaskan, pentingnya mengenal dan memanfaatkan tanaman lokal yang berpotensi, tidak hanya untuk konservasi alam tetapi juga sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat setempat.

Ranti An Nisaa narasumber etnobotani menambahkan, jika tidak dikenalkan dengan tanaman lokal, bagaimana nanti anak cucu dapat tahu manfaat tanaman tersebut bagi kehidupan.

Baca Juga :  Tingkatkan Minat Baca, Pemkot Tangerang Optimalkan Program Literasi Bergerak Lewat PP Tunas

“Memberikan edukasi tentang tanaman lokal, sehingga anak cucu kita nanti akan tetap mengetahuinya,” tegas Ranti.

Tidak hanya kegiatan pengenalan tanaman saja, Zuhri juga memberikan pelatihan dasar tentang penggunaan aplikasi berbasis teknologi yang dikembangkan oleh tim.

Sementara Andi, menambahkan wawasan historis dan budaya mengenai pentingnya pelestarian tanaman lokal dalam konteks sejarah Indonesia.

 

 

Kegiatan pengabdian ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Ciaruteun Ilir. Kepala desa setempat mengapresiasi upaya para dosen dalam memberikan edukasi dan memberdayakan pemuda melalui teknologi. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi desa untuk mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.

“Program ini sangat bermanfaat, terutama bagi generasi muda kami. Dengan mengenal tanaman-tanaman yang ada di sekitar, mereka tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat menciptakan peluang ekonomi baru yang berbasis pada sumber daya alam lokal,” ungkapnya.

Selain pelatihan dan pengenalan aplikasi, tim dosen juga melakukan survei awal terhadap potensi tanaman di Desa Ciaruteun Ilir. Data yang dikumpulkan akan digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan aplikasi lebih lanjut, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal.

Baca Juga :  Sarnan., M.Pd Terpilih Sebagai Ketua PGRI Sindang Jaya, Sinergi Majukan Pendidikan

“Kami berkomitmen untuk mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar mampu memanfaatkan teknologi ini secara mandiri. Kami berharap bahwa apa yang kami lakukan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi,” ujar Rizkia.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial universitas dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Adanya sinergi antara pendidikan, teknologi, dan kesadaran lingkungan, diharapkan Desa Ciaruteun Ilir dapat menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan para pemuda Karang Taruna dapat lebih aktif dalam menjaga dan memanfaatkan kekayaan alam di daerahnya, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat. (*)

Penulis : mar

Editor : chan

Berita Terkait

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama
Anak-Anak Tampil Percaya Diri di Lomba Kartini Cilik Tangerang
DPRD Kab Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan Krisis Daya Tampung SMP Negeri
Kesulitan Daftar Pra-SPMB? Tenang, Ada Helpdesk yang Siap Bantu
Jangan Sampai Terlewat! Ini Tahapan dan Dokumen Pra SPMB SMP 2026
Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun
Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar
Diskominfo Tangerang Siaga 24 Jam Demi Kelancaran Pra-SPMB
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:38 WIB

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Kamis, 16 April 2026 - 18:48 WIB

Anak-Anak Tampil Percaya Diri di Lomba Kartini Cilik Tangerang

Kamis, 16 April 2026 - 15:15 WIB

DPRD Kab Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan Krisis Daya Tampung SMP Negeri

Kamis, 16 April 2026 - 13:03 WIB

Kesulitan Daftar Pra-SPMB? Tenang, Ada Helpdesk yang Siap Bantu

Kamis, 16 April 2026 - 12:59 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Tahapan dan Dokumen Pra SPMB SMP 2026

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB