bantenraya.co | TANGERANG
Wilayah Kabupaten Tangerang diguyur hujan terus menerus dengan berintensitas tinggi. Akibatnya, SDN Patrasana 1, terendam banjir.
Sekolah yang berlokasi di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang ini, bagian lapangan dan sebagian kelas, memang kerap terendam air setelah hujan deras.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena memang lokasi gedung dan lapangan lebih rendah dari permukaan jalan raya.
Kepala SDN Patrasana 1, Siti Halimah, S.Pd, menjelaskan, ketinggian air diperkirakan mencapai 60 sentimeter. Bahkan bila bendungan Sungai Cidurian, yang di Desa Koper jebol, maka ketinggian bisa mencapai satu meter.
“Biasa banjir di SDN Patrasana 1, hujan sedikit saja banjir. Apalagi kalau air Sungai Cidurian meluap,” ucap Halimah, Kamis (22/01/2026).
Kata Halimah, untuk banjir saat ini, meski tidak sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar, banjir sangat mengganggu aktivitas siswa. Karena kegiatan sama sekali tidak bisa dilaksanakan di halaman sekolah.
Bahkan akibat seringnya banjir, tidak menutup kemungkinan jumlah siswa SDN Patrasana 1 akan semakin menyusut.
“Mungkin orangtua siswa melihat SDN Patrasana 1 sering kebanjiran, jadi mereka bisa saja lebih memilih sekolah lain,” tegas Halimah.
Ia berharap, adanya perhatian dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, untuk membangun atau meninggikan halaman SDN Patrasana 1 agar tidak kebanjiran.
Bahkan jika banjir tidak bisa diatasi karena faktor cuaca, maka solusi terakhir harus direlokasi.
“Banjir selain akibat hujan dan luapan sungai Cidurian yang selalu terjadi setiap tahunnya. Kami meminta halaman sekolah dibangun lebih tinggi,” tegas Halimah. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







