SDN Saga 3 Bertahun-tahun Tanpa Pagar, Kepsek Curhat Begini

Kamis, 7 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERMAIN: Siswa SDN Saga 3, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang saat bermain di halaman tanpa pagar sekolah, Kamis (7/03/2024).

BERMAIN: Siswa SDN Saga 3, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang saat bermain di halaman tanpa pagar sekolah, Kamis (7/03/2024).

bantenraya.co | TANGERANG

Ironis. SDN Saga 3, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang belum memiliki pagar sekolah selama bertahun-tahun. Kondisi ini tak hanya mengganggu estetika sekolah, tetapi juga membahayakan keamanan dan kenyamanan belajar para siswa. Mengingat SDN Saga 3 persis di Jalan Raya Saga-Bunar.

Kepala SDN Saga 3 Aan Madsuni, mengakui sekolah yang saat ini sedang mengembangkan program kurangi sampah sekitar kita (Kurasaki) belum memiliii pagar sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Aan, ia maupun guru tidak mampu mengontrol siswa saat berada di sekolah. Mengingat siswa bisa leluasa meninggalkan sekolah, tanpa harus melewati gerbang sekolah.

Baca Juga :  Waspadai Musim Penghujan, Puskesmas Sukamulya Berdayakan Kader Jumantik

Lebih lanjut Aan memaparkan, komite sekolah pernah memiliki ide untuk meminta sumbangan kepada orangtua untuk membangun pagar sekolah. Namun hal tersebut langsung ditolak, mengingat dikhawatirkan sumbangan tersebut membebani orangtua siswa.

“Kita butuh perhatian dari Pemkab Tangerang. Karena sampai saat ini SDN Saga 3 belum memiliki pagar sekolah. Meski sudah berkali-kali mengajukan baik kepada Dindik maupun mursrenbang,” terang Aan, Kamis (7/03/2024).

Baca Juga :  Dihari Pahlawan Pj Bupati Tangerang Ajak Berantas Kemiskinan

Sementara itu, Ketua Komite SDN Saga 3, Sarnata merasa perhatian dengan kondisi SDN Saga 3. Ia maupun orangtua siswa lainnya khawatir anaknya menjadi korban kecelakaan. Mengingat sekolah tidak memiliki pagar maupun gerbang sekolah.

“Anak usia SD sulit untuk dikasih tahu agar mereka tidak main atau menyebrang jalan raya. Kalau ada pagar, anak bisa ke kontrol,” ungkap Sarnata. (*)

 

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

SDN Sukasari 5 Tangerang Berikan Pendampingan Offline untuk Permudah SPMB 2026
Kolaborasi Internasional, Perumdam TKR Sambut Delegasi K-Water Korea Selatan
Bupati dan Wabup Kompak di Puncak Harganas 2026 “Ayah Wajib Hadir”
Sekda Dampingi Wapres Tinjau Pabrik Motor Listrik
PPDB 2026, Pemkot Tangerang Siapkan 10 Ribu Kursi SMP Negeri dan 79 SMP/MTs Swasta Gratis
Catat Ayah Bunda! Ini Jadwal Lengkap SPMB SMP Negeri Kota Tangerang 2026
Kejari Gencarkan Kadarkum, Bangun Desa Sadar Hukum
Salah Paham di Jalan, Polsek Cikupa Fasilitasi Musyawarah Damai Pengendara
Berita ini 347 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:31 WIB

SDN Sukasari 5 Tangerang Berikan Pendampingan Offline untuk Permudah SPMB 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 16:30 WIB

Kolaborasi Internasional, Perumdam TKR Sambut Delegasi K-Water Korea Selatan

Senin, 29 Juni 2026 - 13:43 WIB

Bupati dan Wabup Kompak di Puncak Harganas 2026 “Ayah Wajib Hadir”

Senin, 29 Juni 2026 - 13:31 WIB

Sekda Dampingi Wapres Tinjau Pabrik Motor Listrik

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:09 WIB

PPDB 2026, Pemkot Tangerang Siapkan 10 Ribu Kursi SMP Negeri dan 79 SMP/MTs Swasta Gratis

Berita Terbaru